LANGIT7.ID, Jakarta - Tidur setelah sholat Subuh saat
Ramadhan merupakan hal biasa bagi sebagian umat Islam di Indonesia. Padahal di waktu tersebut lebih baik membaca dzikir pagi.
Tidur setelah
sholat Subuh saat Ramadhan merupakan hal yang biasa dilakukan sebagian umat Islam di Indonesia. Padahal di waktu tersebut lebih baik membaca dzikir pagi.
Di bulan Ramadhan ini, berbagai amalan sunnah ditingkatkan pahalanya setara ibadah wajib. Sangat disayangkan bila seorang muslim memilih tidur kembali setelah sahur dan sholat Subuh.
Baca Juga: dr Agus: Puasa dan Shalat Subuh ke Masjid Dapat Cegah KankerSementara ada satu amalan terbaik yang bisa dikerjakan saat itu yakni dzikir pagi. Diawali dari membaca Ayat Kursi (Al Baqarah 255), lalu surah Al Ikhlas (3x), Al Falaq (3x) dan An Nas (3x).
Keutamaan dzikir pagi dan petang di antaranya ialah menyebabkan turunnya ketenangan serta datangnya rahmat. Bahkan ditegaskan dalam hadist bahwasanya malaikat mengelilingi seorang muslim yang sedang berdzikir.
Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah bersabda: "Suatu kaum tidak duduk dalam suatu tempat untuk berdzikir kepada Allah kecuali mereka dikelilingi oleh para malaikat dan diliputi rahmat dan Allah menyebut mereka termasuk orang-orang yang ada di dekat-Nya."
Waktu-waktu utama untuk berdzikir pada pagi hari ialah mulai waktu subuh sampai terbitnya matahari. Sedangkan waktu utama berdzikir sore hari adalah dari waktu Ashar sampai terbenamnya matahari.
Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah Ta’ala mulai dari (waktu) shalat shubuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Isma’il. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah mulai dari (waktu) shalat Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak” (HR. Abu Dawud).
(bal)