LANGIT7.ID, Jakarta - Mengonsumsi
kurma saat berbuka dapat mengembalikan kebugaran tubuh usai seharian puasa. Tentunya dengan sunnah Rasulullah yang memakannya dalam jumlah ganjil.
Buah asal Timur Tengah itu mengandung kalori tinggi yang dapat dimanfaatkan dengan cepat oleh tubuh. Selain menjadikan tubuh lebih bugar, kurma juga berpotensi menghindarkan pengonsumsinya dari radikal bebas.
"
Berbuka dengan tiga butir kurma setara dengan makan satu piring nasi," kata pakar teknologi pangan Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Ambar Rukmini, dalam keterangannya, dikutip Rabu (6/4/2022).
Baca Juga: 5 Manfaat Kurma bagi Kesehatan, Dikonsumsi dengan Jumlah GanjilKandungan gizi kurma per 100 gramnya (setara 13 butir) adalah 63,35 gram gula; 8 gram serat; 2,45 gram protein; 0,39 gram lemak; 2 miligram Natrium; 656 miligram Kalium; dengan kalori total sebesar 299 kkal.
Sebutir kurma memiliki berat sekitar delapan gram. Kandungan kalori sekitar 23 kilo kalori (kkal), yang berasal dari 96 persen karbohidrat, 3 persen protein, dan 1 persen lemak.
“Jadi, seorang mengonsumsi tiga butir kurma untuk membatalkan puasa, secara cepat sudah mengonsumsi sekitar 70 kkal yang setara dengan sepiring nasi,” kata dia.
Kalori kurma dapat dimanfaatkan dengan cepat oleh tubuh, karena energinya dapat langsung diserap. Hal inilah yang menjadikan tubuh kembali bugar dan menjadi dasar anjuran untuk membatalkan puasa dengan tiga butir kurma.
“Saya mengategorikan kurma merupakan makanan yang baik untuk dikonsumsi setiap hari, tidak hanya saat menjalankan ibadah puasa saja,” ujarnya.
Selain itu, kurma juga mengandung serat polifenol, yang sangat membantu proses pencernaan makanan. Sehingga membantu mengefektifkan proses pencernaan yang terjadi, dan zat gizi yang terkandung dalam makanan dapat terserap tubuh dengan lebih sempurna.
"Kurma juga menandung mineral berupa kalsium dan magnesium, yang berperan menjaga kontraksi otot, jantung, dan sistem saraf," jelasnya.
Sedangkan magnesium, lanjut dia, sangat diperlukan dalam proses penghasilan energi, serta berperan dalam pembentukan struktur tulang dan juga pembentukan DNA. Kalsium dan Magnesium sangat berguna dalam perkembangan tulang dan gigi, serta mampu mengurangi peradangan dalam tubuh.
(bal)