Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Berikut Usia Ideal Memasukkan Anak ke Pondok Pesantren

redaksi Selasa, 21 September 2021 - 09:31 WIB
Berikut Usia Ideal Memasukkan Anak ke Pondok Pesantren
Orang Tua Santri PPIT Al Hikmah Boyolali mengantarkan anaknya kembali ke pesantren (sumber: ponpes-alhikmah.org)
LANGIT7.ID - Satu diantara pertanyaan penting bagi Orang Tua yang hendak memasukkan anaknya ke pesantren ialah soal berapa usia ideal anak bisa masuk ke pesantren.

Hal itu berkaitan dengan kondisi psikologis anak berikut konsekuensi ketika masuk pesantren di usia tertentu. Jika ingin anak masuk pesantren, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para orang tua.

Usia Ideal Masuk Pesantren

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah KH Yahya Zainul Ma’arif Jamzuri atau akrab disapa Buya Yahya melalui Channel YouTube Al Bahjah TV, orang tua wajib melihat keadaan anak ketika ingin menyekolahkannya di pesantren.

Apabila dalam keluarga kondisinya terbilang kondisi baik dan pergaulannya tidak membuatnya menjadi anak yang hiperaktif, maka usia idealnya adalah setelah lulus sekolah dasar.

Buya Yahya mencontohkan, apabila pergaulan anak terbilang bebas karena sibuknya orangtua, maka rumah tersebut dapat dikatakan tidak aman, dan anak boleh di pesantrenkan guna menjaga aqidah dan akhlaknya kelak.

Namun lebih ideal jika orang tua bisa menjadi contoh dan teladan dahulu untuk anak. Membekali anak dengan Al-Quran, menjaga dan mendidiknya dengan ilmu agama, serta mengontrol pergaulan dan akhlaknya. Maka dalam kondisi seperti itu, usia ideal anak mondok adalah 12 tahun karena usia itu anak sudah dapat mandiri.

“Anak memiliki hak untuk menerima kasih sayang orang tua sebelum dirinya mencapai akil baligh. Sebab sesungguhnya orang tua merupakan madrasah pertama bagi pendidikan anak. Oleh karena itu tidak disarankan anak di bawah usia 12 tahun untuk dipesantrenkan,” kata Buya Yahya.

Mengapa Ideal Mondok di Usia 12 Tahun?

Kala anak menginjak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP), maka peran orang tua sudah tidak sebanyak ketika anak masih di jenjang Sekolah Dasar (SD).

Anak sudah mulai bisa mengambil keputusan sendiri dan sudah mulai bisa belajar mandiri. Untuk itu, sangat bagus memasukkan anak usia SMP ke pesantren agar pengawasannya tidak hanya dari orang tua saja, namun juga dari pihak pengasuh pondok dan teman-temannya.

Lingkungan yang baik akan membuat anak menjadi baik pula. Untuk itulah, pondok adalah tempat yang tepat. Selain belajar agama, anak akan diajari menjadi mandiri dan disiplin layaknya sistem pendidikan di pondok pada umumnya.

Untuk mendapat pondok yang baik, Buya Yahya menyebut sebaiknya orang tua jangan hanya membaca brosur saja.

“Dengarkan testimoni dari banyak orang tua lainnya, cari informasi di internet, dan sebaiknya kunjungi pondoknya langsung. Disana, orang tua bebas bertanya secara mendetail dan pihak pondok wajib menjawab secara jujur karena nantinya, hubungan antara orang tua dan pondok tidak berhenti sebatas wali murid dan sekolah saja,” tutur Buya Yahya.

Berbagai metode pelajaran, sistem pendidikan, hingga biaya dan fasilitas juga perlu dikonfirmasi. Jangan sampai anak diajari hidup mandiri namun dalam porsi yang kekurangan.

Selain kasihan, anak juga dapat merasa tertekan karena biasanya hidup nyaman di rumah. Sebaiknya, pilih pondok yang sesuai dengan tujuan dan hati sebagai orang tua.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)