LANGIT7.ID, Jakarta - Komunitas muslim di Kanada akan menggelar festival makanan halal di Toronto. Toronto adalah kota terbesar di Kanada dan merupakan ibu kota provinsi Ontario. Dalam acara tersebut, umat Islam Bisa mencicipi kelezatan
poutine lobster,
sandwich ayam goreng, kebab doner, dan mie.
Acara yang bertajuk Night Market Toronto itu menjadi salah satu festival makanan halal terkemuka dan pertama di Kanada. Acara tersebut akan digelar pada 6 Mei sampai 26 Juni 2022, setelah Idul Fitri. Itu akan menjadi ajang silaturahmi akbar bagi komunitas muslim di Kanada. Acara tersebut akan digelar di 8 kota yang ada di sekitar Toronto, setiap akhir pekan.
Festival makanan halal ini digagas tiga pengusaha wanita asal Mississauga yakni Rafaa Chapti, Zaina Moussa, dan Amanee Nassereddine. Mereka adalah pendiri Run The World Summit, sebuah platform yang dikhususkan untuk para wanita.
Baca juga: 7 Ilmuwan Masuk Islam, Beriman Usai Geluti Penelitian SainsAda alasan lain tiga wanita tersebut menggelar acara Night Market Toronto. Dua tahun terakhir, umat Islam melaksanakan ibadah Ramadhan di tengah pandemi. Ruang gerak mereka terbatas. 2022 menjadi tanda Ramadhan dirayakan tanpa pembatasan.
“Selama dua Ramadhan terakhir, ada lockdown, masjid ditutup. Tahun ini benar-benar berbeda. Kita bisa keluar untuk berbuka puasa atau ke masjid, bisa melihat banyak umat Islam melakukan hal sama,” kata Sarah Latif, seorang ibu rumah tangga yang berdomisili di Toronto.
Festival makanan halal itu pun tak lepas dari rasa syukur umat Islam bisa merasakan Ramadhan tanpa pembatasan. Moussa mengatakan, festival itu hanya bertujuan untuk mempererat silaturahmi.
Pada 2021 lalu, mereka meluncurkan
All You Can Eid, festival makanan Bertema Idul Fitri di Mississauga. Mereka sadar festival makanan halal tidak begitu menarik bagi masyarakat Kanada. Namun, mereka tak menghiraukan itu.
“Kami ingin memberikan ‘ketenangan pikiran’ kepada umat Islam,” kata Moussa, dikutip
thenationalnews, Senin (11/4/2022).
Moussa sangat bahagia saat diberitahu antusiasme umat Islam menghadiri acara tersebut. Berkaca dari
All You Can Eid, banyak umat Islam yang secara khusus datang dari luar kota hanya untuk menikmati acara tersebut. Bahkan, mereka rela antri panjang demi mencicip makanan yang disediakan.
Baca juga: Sejarah Pembangunan Masjid Pertama di Amerika SerikatDi sisi lain, Moussa mengatakan, makanan halal menjadi salah satu masalah bagi umat Islam di Kanada. Saat berbelanja di pasar, mereka harus bertanya terlebih dahulu perihal kehalalan makanan yang dijual, terutama daging.
Ide tiga wanita itu mendapat respon positif dari masyarakat muslim di Kanada. Itu bisa dilihat dari akun instagram resmi Night Market Toronto. Banyak komentar yang menunjukkan ketidaksabaran menanti acara tersebut.
“Ada kebutuhan terkait makanan halal, dan kami senang, kami yang menciptakan dampak ini,” kata Moussa.
(jqf)