Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 07 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Mana Lebih Baik, Kejar Hafalan atau Tilawah Al-Qur'an di Bulan Ramadhan?

Muhajirin Kamis, 14 April 2022 - 04:00 WIB
Mana Lebih Baik, Kejar Hafalan atau Tilawah Al-Qur'an di Bulan Ramadhan?
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz menjelaskan keutamaan tilawah Al-Qur'an pada bulan suci Ramadhan. Tilawah dan qiraah berbeda. Qiraah hanya sekadar membaca tanpa penghayatan. Sementara, tilawah adalah membaca Al-Qur'an disertai tadabbur.

Berdasarkan tuntunan para salaf, kata Syaikh Abdul Aziz bin Baz, lebih afdhal memperbanyak tilawah Al-Qur'an dan khatam Al-Qur'an berulang kali daripada mengejar target hafalan.

"Karena Ramadhan adalah momen tilawah disertai tadabbur. Tetapi jika ia gabungkan antara tilawah dengan hafalan Al-Qur'an di bulan ramadhan, maka ia menggabungkan dua amal shalih sekaligus," kata Syaikh Abdul Aziz bin Baz, dikutip kanal SahihFiqih, Rabu (13/4/2022).

Baca juga: Semarakkan 17 Ramadhan, JIC Akan Helat Khatmul Qur'an Kubra

Seseorang yang memperbanyak tilawah dan memiliki waktu khusus untuk menghafal Al-Qur'an merupakan amalan baik, sehingga patut diapresiasi. Namun, Syaikh Abdul Bin Baz menyarankan agar memperbanyak tilawah Al-Qur'an dalam rangka meneladani salafush shalih.

Tilawah Al-Qur'an tak sekadar mendapat pahala membaca Al-Qur'an, tapi juga menuntut ilmu dari kitab suci. Tilawah sama dengan menuntut ilmu dan mendalami agama, karena Al-Qur'an berisi petunjuk dan cahaya.

Al-Qur'an sebagai sumber ilmu bisa ditemukan dalam Surah Al-Isra ayat 9, Surah Fushshilat ayat 44, Surah Shad ayat 29, dan Surah An-nahl ayat 89. Memperbanyak tilawah Al-Qur'an dari awal sampai akhir disertai tadabbur akan membuahkan banyak ilmu dan kebaikan.

"Engkau pelajari perbuatan-perbuatan orang shalih, lalu meneladaninya. Engkau pelajari perbuatan-perbuatan orang sesat lalu mewaspadainya. Ini semua diperoleh dengan banyak tilawah Al-Qur'an," tutur Syaikh Abdul Aziz Bin Baz.

Baca juga: Kapan Malam Diturunkannya Al-Qur'an? Berikut Penjelasannya

Dengan tilawah pula, seseorang bisa mempelajari sifat-sifat manusia pilihan, yakni para rasul dan mengikuti lalu meneladani sifat tersebut; belajar sifat-sifat penduduk surga lalu mengerjakannya; belajar sifat-sifat penduduk neraka, lalu mewaspadainya.

"Engkau pelajari sifat-sifat orang kafir, munafik, dan pelaku maksiat lalu mewaspadainya. Memperbanyak tilawah Al-Qur'an lebih afdhal daripada sekadar menghafalnya. Tapi jika engkau punya waktu khusus untuk menghafal Al-Qur'an di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan, maka ini bagus," jelas Syaikh Abdul Aziz Bin Baz.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 07 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)