Tadarus Al-Quran di bulan Ramadhan merupakan manifestasi dari pertemuan rutin Nabi Muhammad dan Malaikat Jibril. Aktivitas ini bukan sekadar membaca, melainkan proses pendalaman makna secara kolektif.
Amalan khusus yang dilakukan orang-orang saleh pada bulan Syaban antara lain tadarus Al-Qur'an dan sedekah. Ustadz Alhafiz menulis, dua amalan utama salafus saleh di bulan Syaban
Ramadhan menjadi bulan istimewa buat umat Islam. Momen bulan suci ini dimanfaatkan personel Batalyon Artileri Medan 8/Uddhata Yudha mengikuti pesantren kilat
Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, di mana umat muslim di seluruh dunia berlomba-lomba meningkatkan ibadah. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada bulan ini adalah memperbanyak membaca Al-Quran.
Tadabbur berarti merenungi ayat secara mendalam dan berulang-ulang, agar dapat menangkap pesan-pesan Al-Quran yang terdalam dan mencapai tujuan maknanya.
Di antara keutamaan shalat tarawih bukan hanya jumlah rakaat, tapi juga bacaan imam. Bagaimana seorang imam mampu membacakan Al-Quran dengan tajwid yang benar.
Berdasarkan tuntunan para salaf, kata Syaikh Bin Baz, lebih afdhal memperbanyak tilawah Al-Qur'an dan khatam berulang kali daripada mengejar target hafalan.
Selama bulan Ramadhan, para penyandang tunanetra menggelar tadarus bersama di Masjid Nurul Huda, komplek Sensorik Netra Bakti Candrasa, Solo, Jawa Tengah, setiap harinya.
Penulis buku islami dan pendakwah asal Yogyakarta, Arif Nursalim alias Salim A Fillah, memberikan tips mengkhatamkan Al-Quran selama Ramadhan, minimal 1 kali.
Banyak hal yang dirindukan dari datangnya bulan Ramadhan, di antaranya adalah agenda bersama keluarga maupun komunitas. Namun, akibat PPKM selama pandemi Covid-19, kegiatan bersama menjadi terhenti.
Menggiatkan berbagai amal shaleh pada Ramadhan merupakan sunnah Rasulullah, termasuk memperbanyak bacaan Al-Quran. Hal tersebut tertuang dalam hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiallahu anhu.