LANGIT7.ID, Jakarta - Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz menjelaskan keutamaan tilawah Al-Qur'an pada bulan suci Ramadhan. Tilawah dan qiraah berbeda. Qiraah hanya sekadar membaca tanpa penghayatan. Sementara, tilawah adalah membaca Al-Qur'an disertai tadabbur.
Berdasarkan tuntunan para salaf, kata Syaikh Abdul Aziz bin Baz, lebih afdhal memperbanyak tilawah Al-Qur'an dan khatam Al-Qur'an berulang kali daripada mengejar target hafalan.
"Karena Ramadhan adalah momen tilawah disertai tadabbur. Tetapi jika ia gabungkan antara tilawah dengan hafalan Al-Qur'an di bulan ramadhan, maka ia menggabungkan dua amal shalih sekaligus," kata Syaikh Abdul Aziz bin Baz, dikutip kanal
SahihFiqih, Rabu (13/4/2022).
Baca juga: Semarakkan 17 Ramadhan, JIC Akan Helat Khatmul Qur'an KubraSeseorang yang memperbanyak tilawah dan memiliki waktu khusus untuk menghafal Al-Qur'an merupakan amalan baik, sehingga patut diapresiasi. Namun, Syaikh Abdul Bin Baz menyarankan agar memperbanyak tilawah Al-Qur'an dalam rangka meneladani salafush shalih.
Tilawah Al-Qur'an tak sekadar mendapat pahala membaca Al-Qur'an, tapi juga menuntut ilmu dari kitab suci. Tilawah sama dengan menuntut ilmu dan mendalami agama, karena Al-Qur'an berisi petunjuk dan cahaya.
Al-Qur'an sebagai sumber ilmu bisa ditemukan dalam Surah Al-Isra ayat 9, Surah Fushshilat ayat 44, Surah Shad ayat 29, dan Surah An-nahl ayat 89. Memperbanyak tilawah Al-Qur'an dari awal sampai akhir disertai tadabbur akan membuahkan banyak ilmu dan kebaikan.
"Engkau pelajari perbuatan-perbuatan orang shalih, lalu meneladaninya. Engkau pelajari perbuatan-perbuatan orang sesat lalu mewaspadainya. Ini semua diperoleh dengan banyak tilawah Al-Qur'an," tutur Syaikh Abdul Aziz Bin Baz.
Baca juga: Kapan Malam Diturunkannya Al-Qur'an? Berikut PenjelasannyaDengan tilawah pula, seseorang bisa mempelajari sifat-sifat manusia pilihan, yakni para rasul dan mengikuti lalu meneladani sifat tersebut; belajar sifat-sifat penduduk surga lalu mengerjakannya; belajar sifat-sifat penduduk neraka, lalu mewaspadainya.
"Engkau pelajari sifat-sifat orang kafir, munafik, dan pelaku maksiat lalu mewaspadainya. Memperbanyak tilawah Al-Qur'an lebih afdhal daripada sekadar menghafalnya. Tapi jika engkau punya waktu khusus untuk menghafal Al-Qur'an di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan, maka ini bagus," jelas Syaikh Abdul Aziz Bin Baz.
(jqf)