Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Mana Lebih Baik, Kejar Hafalan atau Tilawah Al-Qur'an di Bulan Ramadhan?

Muhajirin Kamis, 14 April 2022 - 04:00 WIB
Mana Lebih Baik, Kejar Hafalan atau Tilawah Al-Qur'an di Bulan Ramadhan?
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz menjelaskan keutamaan tilawah Al-Qur'an pada bulan suci Ramadhan. Tilawah dan qiraah berbeda. Qiraah hanya sekadar membaca tanpa penghayatan. Sementara, tilawah adalah membaca Al-Qur'an disertai tadabbur.

Berdasarkan tuntunan para salaf, kata Syaikh Abdul Aziz bin Baz, lebih afdhal memperbanyak tilawah Al-Qur'an dan khatam Al-Qur'an berulang kali daripada mengejar target hafalan.

"Karena Ramadhan adalah momen tilawah disertai tadabbur. Tetapi jika ia gabungkan antara tilawah dengan hafalan Al-Qur'an di bulan ramadhan, maka ia menggabungkan dua amal shalih sekaligus," kata Syaikh Abdul Aziz bin Baz, dikutip kanal SahihFiqih, Rabu (13/4/2022).

Baca juga: Semarakkan 17 Ramadhan, JIC Akan Helat Khatmul Qur'an Kubra

Seseorang yang memperbanyak tilawah dan memiliki waktu khusus untuk menghafal Al-Qur'an merupakan amalan baik, sehingga patut diapresiasi. Namun, Syaikh Abdul Bin Baz menyarankan agar memperbanyak tilawah Al-Qur'an dalam rangka meneladani salafush shalih.

Tilawah Al-Qur'an tak sekadar mendapat pahala membaca Al-Qur'an, tapi juga menuntut ilmu dari kitab suci. Tilawah sama dengan menuntut ilmu dan mendalami agama, karena Al-Qur'an berisi petunjuk dan cahaya.

Al-Qur'an sebagai sumber ilmu bisa ditemukan dalam Surah Al-Isra ayat 9, Surah Fushshilat ayat 44, Surah Shad ayat 29, dan Surah An-nahl ayat 89. Memperbanyak tilawah Al-Qur'an dari awal sampai akhir disertai tadabbur akan membuahkan banyak ilmu dan kebaikan.

"Engkau pelajari perbuatan-perbuatan orang shalih, lalu meneladaninya. Engkau pelajari perbuatan-perbuatan orang sesat lalu mewaspadainya. Ini semua diperoleh dengan banyak tilawah Al-Qur'an," tutur Syaikh Abdul Aziz Bin Baz.

Baca juga: Kapan Malam Diturunkannya Al-Qur'an? Berikut Penjelasannya

Dengan tilawah pula, seseorang bisa mempelajari sifat-sifat manusia pilihan, yakni para rasul dan mengikuti lalu meneladani sifat tersebut; belajar sifat-sifat penduduk surga lalu mengerjakannya; belajar sifat-sifat penduduk neraka, lalu mewaspadainya.

"Engkau pelajari sifat-sifat orang kafir, munafik, dan pelaku maksiat lalu mewaspadainya. Memperbanyak tilawah Al-Qur'an lebih afdhal daripada sekadar menghafalnya. Tapi jika engkau punya waktu khusus untuk menghafal Al-Qur'an di bulan Ramadhan maupun di luar Ramadhan, maka ini bagus," jelas Syaikh Abdul Aziz Bin Baz.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)