Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 06 Mei 2026
home masjid detail berita

Panduan Jadi Imam Tarawih untuk Pemula

Muhajirin Kamis, 14 April 2022 - 21:51 WIB
Panduan Jadi Imam Tarawih untuk Pemula
Ustadz Bilal Attaki (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Ustadz Bilal Attaki, yang merupakan adik kandung Ustadz Hanan Attaki, membagikan tips bagi para imam pemula jika ditunjuk menjadi imam shalat tarawih. Shalat tarawih merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan pada setiap malam Ramadhan. Ibadah ini pernah dikerjakan oleh Rasulullah SAW dan dipopulerkan oleh Khalifah Umar bin Khattab.

Dalam sebuah hadits, diriwayatkan bahwa Abu Hurairah RA berkata, “Rasulullah SAW menganjurkan qiyam (shalat) Ramadhan kepada mereka (para sahabat), tanpa perintah wajib. Beliau bersabda, ‘Barangsiapa mengerjakan qiyam Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, niscara diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari-Muslim).

Baca juga: Bolehkah Mempercepat Shalat Tarawih tanpa Shalat Badiyah Isya?

“Di antara keutamaan shalat tarawih bukan hanya jumlah rakaat saja, tapi yang terpenting adalah bacaan atau tilawah imam. Bagaimana seorang imam mampu membacakan Al-Qur’an dengan tajwid yang benar, dengan suara indah, tentu shalat tarawih akan terasa lebih nikmat,” kata Bilal Attaki di kanal Ngaji Santai, dikutip Kamis (14/4/2022).

Bilal Attaki lalu menyebut ada tiga hal yang perlu diperhatikan saat menjadi imam.

Pertama, surah berurutan. pastikan surah dibaca adalah surah berurutan. Misal rakaat pertama membaca Surah Adh-Dhuha, setelahnya boleh membaca Surah Asy-Syarh atau At-Tin. Tidak dianjurkan rakaat pertama baca surah At-Tin lalu surah kedua membaca surah Adh-Dhuha. Jadi, bacaan mesti berurutan, dari depan ke belakang.

Kedua, irama takbir. Ketika memulai takbir, irama takbir harus sinkron dengan irama ayat yang akan dibaca. Misal ketika ingin membaca dengan irama kurdi, takbir pun harus menggunakan irama kurdi. Begitu pun dengan takbir seterusnya.

Baca juga: Berapa Kelipatan Pahala Shalat Tarawih Berjamaah?

Ketiga, mengatur suara. Usahakan karakter suara kita tidak over di awal. Saat memimpin shalat, rakaat pertama, kedua, dan ketiga cukup menggunakan suara dan irama santai saja. Tidak perlu improvisasi atau suara tinggi.

“Suara tinggi kita simpan untuk rakaat ketujuh dan kedelapan, atau rakaat akhir. Ini agar suara kita tetap awet, jamaah juga merasakan makin nambah rakaat makin nikmat shalatnya,” kata Bilal Attaki.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 06 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)