LANGIT7.ID, Jakarta - Keutamaan shalat tarawih tidak bisa melampaui shalat sunnah rawatib. Pakar Fikih Kontemporer, KH Ahmad Zahro, mengatakan, shalat-shalat rawatib adalah shalat sunnah yang bisa menambal kekurangan shalat wajib.
“Shalat tahajud bagus, tapi sendiri, tidak bisa menambal andaikata ada kekurangan pada shalat fardhu,” kata KH Zahro dalam tausiahnya, dikutip Kamis (14/4/2022).
Dalam hadits riwayat Abu Dawud dari Abu Hurairah disebutkan, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab di hari kiamat adalah ibadah shalat. Rabb kita berkata kepada para malaikat-Nya sementara Dia Maha Mengetahui: ‘Lihatlah shalat hamba-Ku, apakah sempurna atau kurang?’
Jika shalat wajibnya sempurna, maka dicatat baginya telah sempurna. Bila kurang dari shalat wajibnya itu, Allah berfirman: ‘Lihatlah, apakah hamba-Ku ini memiliki amal ibadah shalat sunnah?’
Apabila ia memiliki amal ibadah shalat sunnah, Allah berfirman: ‘Sempurnakanlah untuk hamba-Ku shalatnya yang kurang dengan amal ibadah shalat sunnahnya itu’. Kemudian ambillah amal-amal shalat sunnah itu untuk menyempurnakan amal ibadah shalat wajib yang kurang.” (HR Abu Daud)
Baca juga: Lebih Baik Mana Mendahulukan Tahajud atau Menyiapkan Sahur?“Jadi, jangan abaikan dan entengkan shalat-shalat rawatib itu. Jangan langsung tarawih, meskipun tarawih 10 rakaat, keutamaannya tidak bisa mengalahkan shalat ba’diyah Isya,” kata KH Zahro.
Hal serupa disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya. Dia menyebut derajat pahala shalat rawatib berada di atas shalat tarawih. Orang beribadah harus memahami ilmu agar bisa membandingkan antara yang ibadah yang satu dengan yang lain.
Hal tersebut bisa memberikan keuntungan akhirat. Ibadah yang dilakukan terkesan sedikit, tapi memiliki pahala yang lebih besar.
Baca juga: Berapa Kelipatan Pahala Shalat Tarawih Berjamaah?“Hai Hamba Allah, shalat ba’diyah Isya itu pahalanya lebih besar daripada shalat tarawih. Tidak bisa dikalahkan dengan shalat tarawih, sebab tarawih itu martabatnya di Bawah ba’diyah isya,” kata Buya Yahya dalam tausiahnya di
Akhyar TV.
Berdasarkan pemaparan KH Zahro dan Buya Yahya, alangkah baiknya jika pengurus masjid memberi kesempatan kepada jamaah menyelesaikan shalat ba’diyah Isya terlebih dahulu. Durasinya bisa 10-15 menit paling cepat sebelum shalat tarawih.
(jqf)