LANGIT7.ID, Jakarta - Tahajud merupakan ibadah sunnah yang memiliki keistimewaan tinggi. Tapi tak bisa dipungkiri, sahur menjadi salah satu sunnah yang sangat dianjurkan pula saat Ramadhan. Lalu, di antara dua sunnah tersebut, mana yang harus didahulukan?
Perlu dipahami dahulu, tahajud merupakan shalat sunnah yang dikerjakan setelah tidur. Sementara, qiyamul lail memiliki makna umum dan bisa dikerjakan sebelum tidur. Artinya, orang yang sudah shalat tarawih tidak bisa dikategorikan sudah shalat tahajud.
“Nah, kalau Anda sudah menunaikan
qiyamul lail (tarawih), yang paling diutamakan adalah mengejar sahur, karena sahur akan terkait erat saat Anda menunaikan ibadah puasa,” kata Ustadz Adi Hidayat (UAH) melalui
Akhyar TV, Rabu (13/4/2022).
Baca juga: Tips Berolahraga saat Ramadhan, Puasa Lancar Tubuh BugarKondisi ini tentu berlaku untuk orang yang bangun terlambat. Misal, bangun menjelang waktu subuh. Sehingga, bingung harus mendahulukan tahajud atau sahur. UAH mewanti-wanti agar tetap memprioritaskan sahur.
“Jangan sampai Anda kejar tahajud, sahur tidak ditunaikan. Tahajud sunnah, sahur sunnah. Tapi, dalam sunnah itu ada prioritas sesuai dengan keadaannya,” kata UAH.
Prioritas itu bergantung pada kondisi masing-masing orang. Sahur tentu lebih diprioritaskan karena berkaitan dengan puasa Ramadhan. Jika pada hari-hari biasa, tentu tahajud menjadi prioritas.
“Kalau sahur sedang prioritas, maka dahulukan sahur. Kalau di waktu lain, tidak dalam keadaan puasa, maka tahajud yang diutamakan. Hanya (saja) dalam konteks Ramadhan ini lebih utama mendahulukan sahur, dibanding mengejar tahajud tanpa menunaikan sahur,” ucap UAH.
Baca juga: Manfaat Menyegerakan Berbuka dan Mengakhirkan SahurNamun, UAH menegaskan, mengerjakan tahajud dan sahur tentu lebih baik. Anda bisa menata waktu. Misal tidur lebih awal agar bisa bangun secepat mungkin untuk mendapatkan keutamaan tahajud di bulan Ramadhan.
“Kalau Anda bisa menunaikan kedua-duanya, itu lebih baik. Misal, Anda sahur 3.30, Anda tahajud dua rakaat, setelah itu Anda siap-siap mengerjakan sahur. Maka Anda mendapatkan kedua-duanya, pahala sahur dan pahala tahajud,” tutur UAH.
(jqf)