LANGIT7.ID, Jakarta - Ada tips
berolahraga saat Ramadhan yang penting diketahui umat Islam, sehingga puasa bisa berjalan lancar, namun tubuh tetap bugar dan tidak malas-malasan.
Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr Andhika Raspati mengatakan, berolahraga saat
Ramadhan harus menentukan waktu yang tepat. Momen jelang berbuka dianggap menjadi yang terbaik.
"Namun tidak semua jenis olahraga bisa aman dilakukan di waktu itu. Olahraga yang dianjurkan adalah intensitas rendah seperti jogging atau bersepeda," kata dia di Webinar Ramadan Booster oleh UII, dikutip Selasa (12/4/2022).
Baca Juga: Selain Olahraga, Enam Kebiasaan Ini Bantu Turunkan Berat BadanMenurutnya, mendekati waktu berbuka, tubuh memiliki kandungan glukosa yang sedikit usai seharian puasa. Sehingga akan berbahaya jika melakukan olahraga dalam intensitas berat.
Seperti lari cepat yang nantinya dapat menghabiskan cadangan glukosa. Artinya, olahraga paling baik adalah saat menghabiskan cadangan lini satu di tubuh, yaitu lemak.
"Untuk olahraga intensitas berat, dapat dilakukan usai berbuka puasa. Dengan tips memakan makanan manis sebagai takjil, dan makan berat dikonsumsi setelah olahraga berat," ujarnya.
Adapun olahraga di pagi hari juga diperbolehkan, asal dengan intensitas rendah. Sehingga, cadangan energi serta cairan dapat tetap terjaga hingga waktu buka puasa.
"Tipsnya jangan minum teh saat sahur. Teh mengandung zat diuretic yang nantinya memicu tubuh untuk terus buang air. Akibatnya tubuh akan kehilangan cadangan cairan lebih cepat daripada seharusnya," ungkapnya.
(bal)