LANGIT7.ID, Jakarta - Nabi Muhammad SAW meminta umat Islam yang berpuasa Ramadhan menyegerakan
berbuka dan mengakhirkan
sahur. Imbauan Rasul ini ternyata memiliki banyak manfaat.
Dokter dari Tim Humanity Medical Services ACT, dr Jati Satriyo mengatakan, menyegerakan berbuka puasa dapat menghindarkan tubuh dari dehidrasi lebih lama. Hal tersebut karena setelah berpuasa berjam-jam lamanya, tubuh harus segera diberi cairan.
"Beraktivitas saat berpuasa mengakibatkan cairan dalam tubuh menurun. Segera berbuka saat adzan Magrib berkumandang dengan minum atau makan makanan manis dapat mengembalikan cairan tubuh menjadi normal," kata Dokter Jati, dikutip Senin (11/4/2022).
Baca Juga: Mengapa Ramadhan Identik dengan Kurma?Manfaat menyegerakan berbuka puasa lainnya adalah menjauhkan dari gangguan organ lambung, apalagi penderita sakit mag. "Kalau menunda berbuka dikhawatirkan mag-nya kambuh, bahaya," katanya.
Keutamaan menyegerakan berbuka dari sisi medis selanjutnya dapat menurunkan risiko hipoglikemia atau kadar gula dalam tubuh rendah. Gejala kondisi ini meliputi mual, pusing, hingga pingsan.
Sementara itu imbauan tekait mengakhirkan sahur, dapat mempersingkat waktu menahan lapar, sehingga orang yang berpuasa tetap bisa fokus dalam beraktivitas.
"Waktu tubuh manusia untuk mencerna makanan yakni 4-6 jam, sehingga jika kita sahur semakin dekat dengan waktu subuh, makan semakin singkat waktu kita menahan lapar," katanya.
(bal)