LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Jakarta Islamic Center (JIC) Jakarta Utara menggelar peringatan Nuzulul Qur’an. Sebanyak 5.000 warga Jakarta turut serta dengan membaca dan mengkhatamkan Al-Qur'an.
Antusiasme masyarakat tumpah ruah, masing-masing membaca Al-Qur'an satu juz di halaman Masjid Raya JIC dan sepanjang area trotoar kawasan Masjid Raya JIC. Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta KH M Subki mengatakan ini adalah bentuk syiar Islam.
“Ini bukan ria, ini bukan pamer, tapi ini adalah syiar Agama,” katanya, Senin (18/4/2022) saat membuka agenda.
Baca Juga: Sandiaga Uno Dukung Seniman Syiar Dakwah Melalui Seni KaligrafiIa berharap, peringatan Nuzulul Qur’an dapat semakin menumbuhkan semangat cinta kepada Al Quran. Masyarakat didorong membumikan dan memuliakan Al-Qur’an dengan membaca, mempelajari sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Ramadhan adalah Syahrul Qur'an. Bulan diturunkannya Al Qur'an. Kalamullah yang diturunkan pada malam kemuliaan dan akan memberikan kemuliaan kepada siapa saja yang membacanya, mempelajarinya dan berinteraksi dengannya,” kata Kiai Subki.
Di ruang utama masjid, sebanyak 300 penghafal Al Qur’an yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia melakukan Sima’an Khatmil Qur’an 30 Juz. Mereka membacakan hafalan Al-Qur'an, menyimak, dan menghatamkan Al Qur’an dalam satu hari.
“Khatmil qubrk berlangsung dengan cara bil ghaib artinya mengkhatamkan Al-Qur’an tanpa melihat Al-Qur’an,” ujarnya.
Baca Juga: Bagian Peradaban Islam, JIC Gelar Pameran Kaligrafi Kontemporer InternasionalPada event ini kolaborasi antara Jakarta Islamic Centre dengan Yayasan Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Indonesia juga berlangsung live streaming dengan Sulaimaniyah Turki dan Australia untuk menyimak secara langsung dari kejauhan.
Selain itu, dalam kegiatan ini dihadiri oleh ribuan siswa-siswi mulai dari SD/ SDI, SMP/ Tsanawiyah, SMU/ SMK/ Aliyah yang akan melihat, menyimak dan mengambil pengalaman proses menghafal Al Qur’an secara langsung.
Kegiatan ini secara rutin dilakukan oleh Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Indonesia dan dunia ketika para santri telah menyelesaikan hafalannya mulai dari juz satu sampai dengan juz 30. Puncak acara peringatan Nuzulul Quran 1443 H ditutup dengan acara seremonial peringatan Nuzulul Quran dengan penceramah KH Munawir Aseli.
Baca Juga: Kabar Gembira! Pemudik Usia di Bawah 18 tahun Tak Perlu PCR dan Antigen(zhd)