Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

6 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Penghafal Al-Quran

Muhajirin Jum'at, 22 April 2022 - 19:39 WIB
6 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Penghafal Al-Quran
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Pakar Qiraah Sab’ah Indonesia, KH Ahsin Sakho Muhammad, menjelaskan 6 poin penting bagi setiap muslim yang hendak menghafal Al-Qur’an.

Menghafal Al-Qur’an tentu tidak semudah membacanya. Menghafal Al-Qur’an memang terdengar sulit, tidak seperti menghafal mata pelajaran. Tapi, pahala yang didapat tidak sedikit. Ada banyak keutamaan dan keistimewaan yang dijanjikan.

Maka itu, ada enam hal yang perlu diperhatikan sebelum menghafal Al-Qur’an:

1. Persiapan Spiritual

Persiapan spiritual ini berkaitan dengan niat. Niat akan mempengaruhi tindakan. KH Ahsin menyebut, para calon penghafal Al-Qur’an harus memiliki niat ikhlas hanya karena Allah Ta’ala.

“Niat yang ikhlas yaitu hanya karena mencari ridha Allah, bukan untuk kepentingan duniawi. Niat yang ikhlas akan memengaruhi proses menghafal Al-Qur'an dan akan membawa keberkahan bagi dirinya,” tulis KH Ahsin di akun Instagram-nya, Jumat (22/4/2022).

2. Umur

Setiap orang berhak menghafal Al-Qur’an. Tidak ada batasan umur. Tua-muda hingga dewasa anak kecil dipersilahkan. Ketika wahyu pertama kali turun kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, banyak sahabat mulai menghafal Al-Qur’an saat sudah dewasa. Bahkan, melebihi 40 tahun.

Namun, umur yang paling baik pada saat memulai menghafal Al-Qur’an adalah 5 tahun. Pada saat itu, sel-sel otak untuk menyimpan informasi lebih banyak daripada sel-sel untuk menganalisis informasi.

Sejalan dengan pertambahan umur, sel-sel penyimpan informasi sedikit demi sedikit digantikan oleh sel-sel yang menganalisis informasi. Oleh karena itu, orang tua pandai menganalisis informasi. Sementara anak-anak mudah menghafal informasi.

“Semakin tua umur seseorang semakin susah untuk menghafal. Ada yang berpendapat, dalam dunia keilmuan, yang paling baik untuk mulai menghafalkan Al-Qur’an adalahh sejak umur 5-7 tahun sampai 23 tahun,” kata KH Ahsin.

Baca juga: Ayat-Ayat Pilihan Tadabur Al-Qur'an Selama Iktikaf Ramadhan

3. Mampu Membaca Al-Qur’an dengan baik, benar, dan lancar

Orang yang ingin menghafal Al-Qur’an harus mampu membaca Al-Qur’an berdasarkan kaidah-kaidah tajwid. Tapi, bisa saja seorang anak kecil sudah diajari menghafal Al-Qur’an, meski belum bisa membaca Al-Qur’an.

“Anak kecil bisa menghafal melalui lisan atau ‘talaqqi syafahz’, namun hal ini tidak bisa terus-menerus,” tutur KH Ahsin.

4. Mushaf

Mushaf yang digunakan dianjurkan hanya satu macam saja. Tida ganti-ganti. Mushaf paling masyhur adalah model mushaf Menara Kudus dan mushaf Madinah.

Mushaf model ini terdiri dari 15 baris. Satu juz terdiri dari 10 lembar. Sehingga 30 Juz terdiri dari 300 lembar atau 600 halaman. Para ulama telah membagi mushaf model ini menjadi beberapa bagian atau terminal, yaitu setiap juz terdiri dari 2 Hizb.

Setiap Hizb terdiri dari 4 bagian yang dinamakan “Tsumun” atau 1/ 8 juz. Setiap juz terdiri dari 8 bagian. Setiap “Tsumun” ada tanda tulisan yaitu “Rub’ul Hizb” atau seperempat Hizb. jadi seluruh Al-Qur’an terdiri dari 30 juz x 8 = 240 tsumun.

Penghafal Al-Qur’an bisa menjadikan setiap “Tsumun” menjadi terminal untuk menghafal satu bab atau sebagian. Jika setiap “Tsumun” bisa dihafal selama 2 hari, maka untuk menghafal 240 tsumun memerlukan 480 hari. Semua itu tergantung dari kemampuan masing-masing penghafal.

5. Menulis Ayat

KH Ahsin mengatakan, sebagian ulama masa lalu menggunakan metode menulis ayat-ayat yang akan dihafalkan di “Lauh” atau papan. Untuk masa modern saat ini, Anda bisa menulis ayat yang hendak dihafal di atas buku tulis.

“Cara ini cukup efektif, karena pada saat menulis, seorang akan memperhatikan tulisannya sendiri, sehingga relatif mudah untuk dihafalkan,” kata KH Ahsin.

Baca juga: Sejarah Al-Quran, Allah Jamin Orisinalitas Bacaan dan Tulisannya

6. Proses Menghafal

Ada banyak metode menghafal al-Qur'an. Di bawah ini ada cara menghafal yang bisa dijadikan salah satu alternatif:

Langkah pertama, membaca ayat yang akan dihafalkan dengan melihat mushaf, sebanyak 10 sampai 30 kali dengan KonsentrasI penuh (fokus) dan sambil mulai menghafalkan.

Langkah kedua, membaca ayat yang tadi dibaca sebanyak 10 sampai 30 kali, namun sesekali melihat mushaf dan sesekali tidak melihat mushaf.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)