LANGIT7.ID, Jakarta - Tadabur Al-Qur'an pada hari ketiga iktikaf Ramadhan membahas asal muasal manusia. Dalam Al-Qur'an, Allah menciptaan manusia dengan tujuan yang jelas dan pasti.
Ada tiga misi yang bersifat given yang diemban manusia, yaitu misi utama untuk beribadah, misi fungsional sebagai khalifah, dan misi operasional untuk memakmurkan bumi. Allah Swt menyatakan akan menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi.
Tadabur ayat:
1. Surat Ad-Dzariat ayat 56 وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
Arti: Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.
Baca Juga: 6 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Penghafal Al-QuranAllah memerintah Nabi Muhammad beristikamah dalam mengajak umatnya mengesakan Allah karena sesunguhnya itulah tujuan penciptaan. Aku tidak menciptakan jin dan manusia untuk kebaikan-Ku sendiri. Aku tidak menciptakan mereka melainkan agar tujuan hidup mereka adalah beribadah kepada-Ku karena ibadah itu pasti bermanfaat bagi mereka.
2. Surat Al-Baqarah ayat 30 وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ ِانِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةً ۗ قَالُوْٓا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاۤءَۚ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۗ قَالَ اِنِّيْٓ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
Arti: Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
Baca Juga: Tadabur Al-Quran Warnai Perjalanan Umrah Ramadhan Bersama UBNPenciptaan manusia adalah rencana besar Allah di dunia ini. Allah Mahatahu bahwa pada diri manusia terdapat hal-hal negatif sebagaimana yang dikhawatirkan oleh malaikat, tetapi aspek positifnya jauh lebih banyak. Dari sini bisa diambil pelajaran bahwa sebuah rencana besar yang mempunyai kemaslahatan yang besar jangan sampai gagal hanya karena kekhawatiran adanya unsur negatif yang lebih kecil pada rencana besar tersebut.
3. Surat Hud ayat 61 وَاِلٰى ثَمُوْدَ اَخَاهُمْ صٰلِحًا ۘ قَالَ يٰقَوْمِ اعْبُدُوا اللّٰهَ مَا لَكُمْ مِّنْ اِلٰهٍ غَيْرُهٗ ۗهُوَ اَنْشَاَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِ وَاسْتَعْمَرَكُمْ فِيْهَا فَاسْتَغْفِرُوْهُ ثُمَّ تُوْبُوْٓا اِلَيْهِ ۗاِنَّ رَبِّيْ قَرِيْبٌ مُّجِيْبٌ
Artinya: dan kepada kaum samud (Kami utus) saudara mereka, Saleh. Dia berkata, “Wahai kaumku! Sembahlah Allah, tidak ada tuhan bagimu selain Dia. Dia telah menciptakanmu dari bumi (tanah) dan menjadikanmu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan kepada-Nya, kemudian bertobatlah kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku sangat dekat (rahmat-Nya) dan memperkenankan (doa hamba-Nya).”
Allah-lah yang menciptakan mereka dari tanah. Dari tanah itulah diciptakannya Adam alaihis salam dan dari tanah itu pulalah asal semua manusia. Setelah manusia berkembang biak di atas bumi, mereka diserahi tugas memakmurkannya sebagai anugerah dan karunia dari Allah.
Baca Juga: Mestikah Bayi yang Masih dalam Kandungan Dikeluarkan Zakatnya?(zhd)