LANGIT7.ID, Semarang - Budaya mudik menggunakan sepeda motor diminta agar mulai ditinggalkan, karena sangat membahayakan bagi keselamatan jiwa karena rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengingatkan, salah satu hal penting yang harus dilakukan, bagaimana agar motor tidak digunakan untuk mudik. Karena jaraknya jauh, dan sangat meletihkan bagi pengendaranya sehingga sangat berbahaya.
“Oleh karenanya, pemerintah telah memberikan mudik gratis, kereta api gratis, kapal gratis juga bersama motor. Ini bisa dikoordinasikan, ini jadi alternatif untuk itu,” kata Budi Karya Sumadi dikutip Minggu (24/4/2022).
Baca juga: Muhadjir Effendy Minta Polda Jateng Sosialisasikan Jalur AlternatifPada mudik tahun ini diperkirakan mengalami kenaikan hingga 40 % dari jumlah pemudik pada tahun 2019. Karenanya ia meminta agar para pemudik berangkat lebih awal, setidaknya pada 25 April 2022. Karena puncak mudik diprediksi terjadi pada 28-30 April 2022.
“Presiden sudah menganjurkan, seyogyanya mudiklah mulai 25 April. Bagi keluarga yang di Jateng, bisa mengingatkan saudaranya lebih awal, agar jumlah pemudik di puncak mudik akan berkurang,” ucapnya.
Selain itu, mudik juga tidak bisa lepas dari kegiatan wisata di kampung halaman. Karenanya sejak dini harus sudah perlu diantisipasi agar tidak terjadi kecelakaan yang menimpa para pemudik.
“Tetapi saya ingatkan lagi, biasanya bus yang digunakan tidak diperiksa. Oleh karenyanya kita harus melakukan low enforcement (penegakan hukum), terhadap bus yang tidak laik, ini perlu dilakukan untuk keselamatan masyarakat. Dan masyarakat harus memilih bus yang laik,” kata Budi
Baca juga: Uji Coba Penerapan Rekayasa Lalu Lintas Ganjil-Genap di Jalan Tol Dimulai 25-27 April.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengaku sangat mendukung penuh kebijakan dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang akan menyediakan kendaraan pengangkut sepeda motor. Karena perjalanan panjang, sebaiknya tidak menggunakan sepeda motor juga.
“Dengan demikian kesemrawutan di jalan bisa dikurangi. Berdasarkan data yang ada, kecelakaan lalu lintas ini disebabkan dari sepeda motor,” kata Muhadjir.
(sof)