Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 09 Mei 2026
home sports detail berita

Jadi Mualaf, Mantan Bek Timnas Portugal ini Merasa Lahir Kembali

Muhajirin Senin, 25 April 2022 - 12:00 WIB
Jadi Mualaf, Mantan Bek Timnas Portugal ini Merasa Lahir Kembali
Abel Xavier saat berkostum Liverpool (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Mantan bek Timnas Portugal, Abel Xavier, mengaku merasa seperti terlahir kembali setelah memutuskan memeluk Islam. Mantan pemain Galatasaray itu tinggal di Istanbul, Turki, sejak 2003.

Sejak berada di negeri dua benua tersebut, Xavier menemukan atmosfer kehidupan masyarakat muslim yang mengubah pandangannya terhadap Islam.

Dia mengenal Islam saat masih bermain di Galatasaray pada 2003 lalu. Pria kelahiran Mozambik, Portugal, itu awalnya seorang Katolik. Saat merumput di Turki, dia otomatis hidup di tengah-tengah masyarakat muslim. Hal tersebut yang membuat pandangan Abel berubah tentang Islam.

“Setelah pensiun dari sepak bola, saya mengumumkan dalam konferensi pers bahwa saya masuk Islam,” kata Xavier, dikutip Anadolu Agency, Senin (25/4/2022).

Baca juga: Ramadhan di Norwegia: Durasi Puasa Lebih Lama dan Tantangan dalam Mendidik Anak

Di Turki, Xavier merasa tenang saat mendengar lantunan adzan lima kali sehari. Dia tak paham bahasa Arab, namun setiap kalimat adzan tersebut menyentuh hatinya.

“Saya merasa Santai mendengarnya. Azan membuat saya rileks. Saya senang sering mendengarnya di Istanbul,” katanya.

Dari situ, dia meyakini Islam merupakan agama yang damai dan santun. “Saya menemukan kedamaian dan kebebasan dalam Islam. Berbagi itu penting bagi saya, dan Islam adalah agama berbagi,” tutur Xavier.

Xavier menjelaskan, keputusan tersebut tidak membuat keluarganya langsung menghindari. Dia tak mendapatkan reaksi apapun dari Portugal, sebuah negara berpenduduk mayoritas Kristen, terutama Katolik Roma.

“Portugal adalah negara multi-budaya yang membuat rumah terbuka untuk semua orang. Ketika saya mengatakan saya menjadi seorang muslim, saya tidak memiliki reaksi apapun,” kata Xavier.

Respons berbeda justru hadir saat Xavier mengecat rambut menjadi pirang. Orang-orang Portugal banyak melayangkan kritik. Hingga hari ini, dia dikenal sebagai pria 49 tahun yang berambut pirang.

Kritikan itu datang berawal dari pertandingan semifinal EURO 2000. Timnas Portugal harus kalah dari Perancis. Saat itu, Xavier melakukan handball saat mencoba menghentikan tembakan penyerang Perancis, Sylvain Wiltord, di perpanjangan waktu. Kejadian itu berujung gol yang dicetak Zinedine Zidane.

Baca juga: Hagia Sophia Gelar Tarawih Perdana dalam 88 Tahun

“Saya kemudian banyak dikritik karena penampilan saya, terutama warna rambut saya," kata Xavier. Namun, dia tidak pernah mempermasalahkan pandangan orang terhadap dirinya.

Selama berkarir, Xavier telah memenangkan gelar Liga Portugal bersama Benfica dan Piala Inggris bersama Liverpool. Dia juga pernah bermain untuk Everton.

Dia pensiun pada 2008 silam, dengan 249 penampilan di tingkat klub dan mencetak enam gol. Xavier juga memiliki 20 caps internasional untuk Portugal.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 09 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)