Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Berlaku Adil kepada Anak

fajar adhitya Ahad, 01 Agustus 2021 - 02:18 WIB
Berlaku Adil kepada Anak
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/ iStock
LANGIT7.ID - Setiap orang tua tentu ingin membahagiakan semua anak-anaknya. Namun, bagaimana bersikap adil kepada mereka? Tidak sedikit orang tua justru memberikan perhatian dan kasih sayang berbeda kepada anak-anak mereka.

Islam dengan gamblang mengajarkan agar orang tua mesti berlaku adil. Sebagaimana sabda Rasulullah, ”Bersikaplah adil di antara anak-anak kalian dalam hibah, sebagaimana kalian menginginkan mereka berlaku adil kepada kalian dalam berbakti dan berlemah lembut. [HR. al-Baihaqi dalam as-Sunan al-Kubra no. 12.003].

Memang, sebagian ulama berpendapat bahwa dalam pemberian hibah dengan membaginya sesuai hukum waris, di mana anak perempuan mendapatkan setengah bagian anak laki-laki. Namun sebagian ulama lain berpendapat bahwa harta yang dihibahkan dibagi rata tanpa membedakan jenis kelamin. Untuk pendapat yang kedua sejatinya pernah terjadi pada zaman Rasulullah.

Seperti dikisahkan, dari Amir, ia berkata, “Aku mendengar An-Nu'man bin Basyir berkata, “Ibu, saya meminta hibah kepada ayah, lalu beliau memberikannya kepada saya. Lalu berkatalah Umrah binti Rawahan, sang ibu, “Aku tidak rela sebelum engkau memberitahu hal ini kepada Rasulullah.”

Kemudian ayah An-Nu'man, Basyir mendatangi Rasulullah dan berkata, “Wahai Rasulullah, aku memberi putraku sesuatu, tetapi ibunda anak ini Umrah binti Rawahah memintakan agar pemberian hibah ini disaksikan oleh engkau ya Rasulullah.”

Rasulullah bertanya kepada Basyir, “Apakah engkau juga memberikan anak-anakmu yang lain seperti yang telah engkau berikan kepada An-Nu'man?”

Basyir menjawab tidak. Maka Rasûlullâh berkata, “Kalau begitu, jangan jadikan aku sebagai saksi, karena aku tidak bersaksi atas kezhaliman.” [HR. al-Bukhâri no. 1623]. Kemudian Rasulullah bersabda, “Takutlah kamu kepada Allah dan berbuat adillah kepada semua putramu!” Mendengar sabda Rasulullah, Basyir kemudian menarik kembali pemberiannya.

Kisah ini sangat jelas bahwa Rasulullah sangat tidak suka dengan ketidakadilan. Sebab, hal itu merupakan dosa. Pada dasarnya hibah harus diberikan secara sama rata. Boleh membedakannya untuk alasan tertentu, misalnya untuk anak yang kurang memiliki kemampuan fisik dan tidak bisa bekerja.

Apa yang terjadi dalam kisah ini mengisyaratkan bahwa keadilan dalam hibah akan membuat anak-anak juga akan adil dalam berbakti. Sebaliknya, ketidakadilan bisa menimbulkan kebencian di antara anak-anak kita atau memicu kebencian kepada orang tua yang membawa mereka kepada tindakan durhaka.

(jak)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)