LANGIT7.ID, Jakarta - Mudik lebaran Idul Fitri 2022 telah dimulai. Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi dapat memanfaatkan peta digital Google Maps untuk mengetahui situasi lalu lintas arus mudik.
Kepolisian RI menyatakan, saat ini layanan Google Maps telah mengikuti strategi Diskresi Kepolisian mengenai rekayasa lalu lintas di jalur mudik. Pemudik dapat membuka Google Maps dan mengecek tanda lalin yang terdapat di lintasan mudik.
Cek Google Maps saat mudik, jika ada rambu dilarang masuk, tandanya kepolisian masih menerapkan sistem
One Way. Selain itu, Google Maps juga menyediakan fitur situasi lalu lintas dengan pewarnaan jalur di mana warna merah dan semakin pekat menandakan adanya kemacetan parah.
Baca Juga: Temani Perjalanan, Unduh Buku Panduan Mudik Islami Langit7 di Sini
Untuk menghemat kuota internet dalam perjalanan, pemudik dapat men-download fitur peta
offline di Google Maps. Namun perlu dicatat, men-
download peta
offline tidak tersedia di beberapa wilayah karena pembatasan kontrak, dukungan bahasa, format alamat, atau alasan lainnya.
![Cara Mengetahui Situasi Arus Mudik dengan Google Maps]()
Menurut laman resmi Support Google, pengguna dapat menyimpan peta di perangkat atau kartu SD. Jika kamu ingin mengubah cara penyimpanan peta, peta harus di-download lagi. Berikut tahapannya:
1. Di ponsel atau tablet Android, buka aplikasi Google Maps
2. Pastikan terhubung ke internet dan
login ke Google Maps
3. Telusuri tempat, misalnya Jakarta
4. Di bagian bawah, ketuk nama atau alamat tempat tersebut lalu
download 5. Jika kamu menelusuri tempat seperti restoran, ketuk Lainnya, lalu unduh peta offline, lalu
download(jqf)