Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home wisata halal detail berita

Resep Buras, Makanan Khas Suku Bugis Selalu Warnai Lebaran

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 03 Mei 2022 - 03:05 WIB
Resep Buras, Makanan Khas Suku Bugis Selalu Warnai Lebaran
Buras, makanan khas Suku Bugis, Makassar. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7, Jakarta - Buras merupakan makanan khas suku Bugis, Makassar yang memiliki bahan dasar beras. Soal rasa tidak perlu khawatir, buras terkenal enak, makanya menjadi menu wajib disajikan saat Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha.

Sekilas makanan ini mirip lontong dan ketupan, akan tetapi sejatinya berbeda. Ketupat memiliki rasa yang gurih, sehingga dapat dimakan tanpa menggunakan laut pauk.

Baca Juga: Produsen Kuliner Garut Bekerja Sama dengan Kit Kat Bikin Dodol Cokelat

Penasaran dengan rasanya? Berikut resep mudah membuat buras.

Bahan

500 gram beras, cuci dan tiriskan
2 sendok teh garam
1 liter santan
2 lembar daun salam
Daun pisang dan benang katun kasar untuk pembungkus

Cara membuat

Pertama-tama bersihkan beras lalu dicuci kemudian kukus hingga setengah matang. Lalu, didihkan santan, garam, dan daun salam.

Campur beras dan santan, kemudian tutup hingga santan terhisap habis. Setelah dirasa sudah kering, bungkus dalam daun pisang. Susun dua-dua berhadapan dengan panjang kurang lebih 1½ jari, lebar 1 jari jempol.

Tahap berikutnya, ikat pada kedua ujungnya lalu kukus kembali dengan durasi kurang lebih 1 jam. Jika daun sudah berwarna rata dan berminyak (mengkilap) bertanda buras sudah masak. Dinginkan, dan buras siap disantap.

Baca Juga:

8 Resep Kuliner di Era Nabi Muhammad SAW

Mengenal 6 Ragam Kuliner Daerah Cianjur yang Wajib Coba

Kuliner Favorit Gus Dur, Lodeh Kikil Khas Jombang


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)