Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 24 April 2026
home masjid detail berita

Bukan Masjid Quba, Ini 3 Tempat Perjalanan Spiritual Nabi SAW

Fifiyanti Abdurahman Kamis, 05 Mei 2022 - 12:00 WIB
Bukan Masjid Quba, Ini 3 Tempat Perjalanan Spiritual Nabi SAW
Masjid Quba di perbatasan Kota Mekkah dan Madinah. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Quba merupakan rumah ibadah yang pertama kali dibangun Nabi shallallahu alaihi wasallam. Namun tempat itu bukan tujuan utama perjalanan spiritual.

Dalam Islam, perjalanan spiritual yang dikehendaki hanya tiga tempat. Hal berdasarkan hadist Rasulullah dari Abu Hurairah.

Nabi bersabda: "Tempat yang layak dijadikan tujuan safar hanyalah tiga masjid, yaitu Masjid Kabah (Masjidil Haram), Masjidku (Masjid Nabawi) dan Masjid Iliya (Masjid Al Aqsa)." (HR Muslim ).

"Hanya tiga tempat ini yang diperkenankan Rasulullah SAW kepada kita untuk melakukan perjalanan spiritual ketempat yang khusus atau tempat khusus," ujar Ustadz Johan Saputra Halim dikutip dari Kanal YouTube Yufid, Rabu (4/5/2022).

Baca Juga: 5 Fakta Masjid Quba, Masjid Pertama yang Didirikan Rasulullah

Dia menambahkan, tidak ada yang lain bahkan Masjid Quba pun tidak termasuk didalamnya.

"Bahkan Masjid Quba, Masjid pertama yang didirikan Rasulullah SAW, Masjid yang memiliki keutamaan, dan ia diziarahi serta dikunjungi karena keberadaannya di Madinah kota Nabi SAW, tidak disyariatkan untuk menyengaja dari luar Madinah melakukan safar spiritual khusus ke Masjid Kubah tersebut," katanya.

"Bisa dibayangkan, padahal itu Masjid Quba. Bagaimana lagi jika menyengaja untuk melakukan perjalanan spiritual ke kuburan tertentu, ini justru lebih terlarang lagi," ujarnya.

Ustadz Johan lalu menjelaskan penyebab tidak diizinkannya melakukan perjalanan spiritual selain tiga tempat di atas.

Menurut dia, melakukan perjalanan spiritual ke kuburan-kuburan tertentu merupakan salah satu penyebab orang terdahulu binasa, maka itu jika tidak ingin sejarah terulang kembali, jangan dilakukan.

"Kenapa? Karena itu akan membuka cela-cela menuju kesyirikan. Itu akan menjadikan pengagungan ke kuburan tertentu atau kuburan yang dianggap keramat. Dan itu lah yang menyebabkan binasa umat-umat terdahulu, mereka mengagungkan kuburan tertentu, kuburan orang sholeh mereka, kuburan para Nabi mereka," katanya.

"Dan kita dilarang untuk menyerupakan tradisi umat-umat terdahulu, dan inilah bentuk kasih sayang Rasulullah SAW kepada umatnya, beliau tidak ingin kita terjatuh kejurang yang sama dimana umat-umat terdahulu jatuh kedalamnya," ujar Ustadz Johan.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 24 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)