LANGIT.ID, Jakarta -
Usaha warkop atau warung kopi tidak bisa dipandang sebelah mata. Bisnis kecil-kecilan ini memiliki keuntungan menjanjikan dengan modal yang tidak terlalu besar.
Bila Sahabat Langit7 berminat membuka usaha warkop, hal pertama yang perlu diketahui yakni jumlah modal yang mesti dikeluarkan. Besar kecilnya usaha di masa merintis sangat tergantung pada nilai
modal awal.
Modal usaha warkop memang tidak lah terlalu besar. Totalnya sekitar Rp15 juta - Rp20 juta. Sebagian besar dipakai untuk membeli bahan-bahan makanan dan minuman. Lalu sisanya fasilitas dan kebutuhan penunjang.
Baca Juga: Viral Warkop Indomie di Manhattan, Ada Bakwan dan Kerupuk Warung JugaBerikut estimasi hitungan modal warkop kecil-kecilan. Namun angka ini belum termasuk harga kontrakan per tahun atau per bulan, tergantung lokasi yang dipilih.
Modal awal:
1. Fasilitas meja dan kursi (4 set) dan alat-alat kebersihan Rp2.600.000
2. Kulkas, kipas angin, dan kompor (2) Rp2.900.000
3. Alat masak, piring dan sendok Rp1.200.000
4. Meja/etalase Rp400.000
5. Kebutuhan belum tercatat Rp1.000.000
6. Listrik Rp250.000
Keperluan penunjang:
1. Cat atau wallpaper dinding Rp300.000
2. Wifi Rp250.000
3. Peralatan kopi (V60, Syphon, French Press, Mesin Espresso, Grinder, Scale, Milk Steamer, Milk Jug) Rp7.300.000
4. Speaker aktif Rp200.000
Modal bahan:
1. Bahan kopi dan susu Rp1.300.000
2. Bahan minuman saset (kopi dan minuman segar) Rp400.000
3. Mi instan (5 doz) Rp200.000
4. Bahan baku lainnya (roti, kacang ijo, pisang, tepung terigu, telur dll), Rp200.000
Total modal awal berkisar Rp18.500.000
Bila Sahabat Langit7 ingin berhitung dengan modal kontrakan atau sewa tempat sekitar Rp30.000.000 per tahun. Akumulasi modal awal dan sewa tempat sekitar 48.500.000.
(bal)