LANGIT7.ID, Semarang - Wedang tahu menjadi salah satu
kuliner legendaris di Kota Semarang. Minuman ini terbuat dari jahe dan kembang tahu.
Kuliner unik ini menjadi salah satu kuliner yang wajib dicoba saat para wisatawan sedang bertandang ke Semarang.
Proses pembuatan kembang tahu ini pun termasuk sederhana, di mana kedelai yang masih segar direndam selama satu malam, dan dibersihkan dari kulit luarnya.
Dilansir dari visitjawatengah.jatengprov.go.id. Setelah dibersihkan, kedelai dihaluskan menggunakan blender dan dimasak daam api kecil hingga berbuih, serta menjadi kental sesuai dengan keinginan.
Baca juga: Cicipi Kuliner Khas Betawi, Si Cantik Putu MayangSetelah itu, kedelai yang sudah dihaluskan tadi disaring menggunakan kain untuk memisahkan antara ampas kedelai dengan sarinya.
Kemudian, sari kedelai dicampurkan dengan bubuk agar-agar dan diaduk secara merata untuk mendapatkan sari kedelai dengan tekstur yang padat. Setelah itu tinggal menunggu hingga sari kedelai tersebut dingin, dan memadat.
Wedang tahu ini biasanya dinikmati dengan kuah jahe dengan campuran gula jawa sehingga menghasilkan rasa manis serta hangat yang dihasilkan dari jahe. Minuman khas ini terasa nikmat karena ada perpaduan rasa manis, dan hangat khas jahe.
Kuliner wedang tahu ini konon sudah ada sejak abad ke-19 di Semarang yang dibawa oleh masyarakat asal Tionghoa.
Rasa yang dominan hambar di tempat asalnya kemudian dikreasikan dengan menyesuaikan lidah masyarakat Semarang sehingga menghasilkan cita rasa yang lebih manis dengan campuran berbagai rempah pilihan yang menghangatkan tubuh.
Baca juga: Ini 4 Kudapan Nikmat dari Olahan SingkongSaat masuk ke dalam mulut, rasa kembang tahu yang hambar dengan tekstur mirip seperti agar-agar yang mudah hancur sebeum ditelan, rasa hambar bercampur dengan rasa pedas manis yang dihasilkan dari gula dan rempah-rempah. Sehingga wedang tahu ini cocok disantap saat musim penghujan tiba atau saat udara malam yag dingin.
Saat berkunjung ke Semarang cobalah untuk menikmati wedang tahu ini, salah satu tempat yang bisa dikunjungi yaitu Wedang Tahu Pak Adi yang menyediakan kuliner wedang tahu yang dibuka dari pagi hingga malam sekitar pukul 10.00 WIB.
Berada di Jalan Setiabudi No. 68A, Srondol Kulon, Banyumanik atau di depan Swiss House Setiabudi. Sebagai generasi ketiga yang menjalankan bisnis kuliner wedang tahu di Semarang, untuk satu mngkuk kecil wedang tahu ditawarkan dengan harga sekitar Rp7 ribu dan sewaktu-waktu harga tersebut bisa berubah.
(sof)