Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home global news detail berita

Mendag Usul Subsidi Kedelai Diberikan ke Importir, Legislator: Jangan Latah

redaksi Senin, 30 Januari 2023 - 18:30 WIB
Mendag Usul Subsidi Kedelai Diberikan ke Importir, Legislator: Jangan Latah
Ilustrasi tempe yang terbuat dari kedelai dijual di sebuah pasar tradisional. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo menyoroti usulan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) terkait anggaran subsidi kedelai Rp1.000 per kilogram (Kg) diberikan langsung kepada importir. Pasalnya, ia menilai mekanisme subsidi kedelai saat ini dipandang rumit atau berbelit-belit.

Firman meminta Pemerintah dalam hal ini Mendag agar tidak sembrono membuat kebijakan subsidi. Terlebih, pemberian subsidi langsung kepada importir kedelai akan menyakiti hati masyarakat, kususnya petani kedelai.

"Dalam situasi dan kondisi ekonomi sulit seperti ini jangan latah atau begitu mudah memberikan subsidi-subsidi kepada komoditas pertanian. Pemberian subsidi (ke importir) akan menimbulkan sebuah risiko dan dampak psikologis serta kecemburuan sosial yang luar biasa dari masyarakat," kata Firman kepada wartawan, Senin (30/1/2023).

Baca Juga: Harga Kedelai Melejit, Pengusaha Tempe Menjerit

Politikus Partai Golkar itu mengakui bahwa petani kedelai lokal belum bisa memenuhi kebutuhan kedelai nasional. Hal tersebut akibat dari pertumbuhan dan kemajuan sektor industri menggunakan bahan baku kedelai sudah semakin meningkat, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun bahan baku industri untuk ekspor.

Oleh karena itu, Firman menilai konsep kebijakan memberikan subsidi kepada pengusaha importir sangat tidak tepat untuk pelaku usaha. Pasalnya, pelaku importir sudah memiliki hak dan kewajibannya.

"Mereka sebagai importir harus diatur agar tidak mengambil keuntungan belebihan sebagai pebisnis yang mempunyai hitung-hitungan berapa keuntungan wajar harus diperoleh. Jangan beralih menolong pengrajin tahu dan tempe agar mampu membeli kedelai dengan harga terjangkau, itu kewajiban pemerintah untuk mengaturnya," ujar Firman.

Menurut Firman, subsidi seharusnya diberikan kepada rakyat atau petani lokal agar lebih semangat untuk menanam kedelai. Dia pun teringat dengan petani kedelai di Grobogan yang memiliki varietas dan menghasilkan kedelai yang disebut-sebut sebagai nomor satu di dunia.

"Itu seperti hasil penelitian yang dilakukan oleh salah seorang doktor bernama Jhonatan dari Inggris. Tentunya hal seperti itu harus dikembangkan dan dilakukan oleh pemerintah agar produksi meningkat dengan harga keekonomisan petani yg haus dikembankan," lanjut Firman.

Baca Juga: Gus Muhaimin Dorong Pemerintah Benahi Manajemen Stok Pangan Nasional

"Justru kita balik bertanya ada agenda apa Mendag ini kan? Bahkan, pengalaman di Komisi IV melihat kegagalan kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan) kepada importir bawang putih diberi kewajiban untuk menanam saja itu juga gagal tidak berjalan dengan baik," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengusulkan perubahan skema subsidi kedelai dengan memberikan subsidi langsung kepada importir. Usulan tersebut untuk menekan harga yang tinggi di tingkat perajin tahu dan tempe.

"Pengusaha ini aset, kita harus dukung. Pengusaha kalau bisa efisien, harga kedelai akan menjadi lebih bagus. Saya sudah mengusulkan agar subsidi berupa harga diberikan langsung kepada importir," ucap Zulkifli.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu menuturkan, sebanyak 56.000 ton kedelai bakal segera membanjiri pasar agar para produsen tahu, tempe dan produk olahan kedelai mendapatkan bahan baku dengan harga terjangkau. Dia juga berharap harga kedelai segera turun menjelang puasa dan lebaran 2023.

Baca Juga:

Harga Bapok Meroket, Legislator: Operasi Pasar seperti Pemadam Kebakaran

Pemerintah Genjot Peningkatan Produksi Kedelai Dalam Negeri


(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)