Alasan Pemerintah Singapura Tolak UAS: Anggap Ekstremis dan Pro Palestina
redaksiSelasa, 17 Mei 2022 - 23:32 WIB
Ustadz Abdul Somad (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Singapura - Pemerintah Singapura menolak Ustaz Abdul Somad (UAS) masuk Singapura saat hendak berkunjung bersama keluarga dan rekannya pada Senin (16/5/2022). UAS dan rombongan kemudian dikembalikan ke Batam dari Tanah Merah Singapura menggunakan ferry.
Ministry of Home Affairs atau Kementerian Dalam Negeri Singapura mengungkapkan alasan penolakan masuk UAS ke Singapura sebab dianggap ekstremis dan berpihak ke Palestina.
Ekstremisme yang dimaksud Pemerintah Singapura adalah menyetujui bom syahid dalam konflik antara Palestina-Israel. Pemerintah Singapura juga menilai beberapa ceramah UAS tidak bisa diterima di Singapura seperti menggambarkan salib Kristen sebagai tempat tinggal jin dan secara terbuka menyebut non-Muslim sebagai kafir.
Kementerian Dalam Negeri Singapura menambahkan, masuknya seorang pengunjung ke Singapura bukanlah otomatis atau hak. Setiap kasus dinilai berdasarkan ketentuan yang berbeda.
Pemerintah Singapura menilai UAS berusaha memasuki Singapura dengan pura-pura untuk kunjungan sosial.
"Pemerintah Singapura memandang serius setiap orang yang menganjurkan kekerasan dan/atau mendukung ajaran ekstrimis dan segregasi. Somad dan teman perjalanannya ditolak masuk ke Singapura," kata Kementerian Dalam Negeri Singapura tertulis dalam pernyataan itu.