LANGIT7.ID, Jakarta - Sebagian masyarakat Indonesia mempercayai mitos ayam berkokok di malam hari bertanda hal-hal tabu. Namun ummat Islam tidak boleh meyakini mitos tersebut. Sebab Rasulullah sendiri malah menganjurkan kita untuk berdoa, sebab malaikat sedang turun ke bumi.
Dari Abu Hurairah, dia menceritakan bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: "Apabila kalian mendengar ayam berkokok, mintalah karunia Allah (berdoalah), karena dia melihat malaikat. Dan apabila kalian mendengar ringkikan keledai, mintalah perlindungan kepada Allah dari setan, karena dia melihat setan." (HR Bukhari dan Muslim).
Adapun salah satu doa yang dianjurkan yakni: "La illaha illallah. Allahumma inni as aluka min fadhlika." Artinya: Tiada tuhan yang disembah selain Allah. Hai Tuhanku, aku meminta kepada-Mu sebagian dari kemurahan-Mu.
Hadist dari Rasul ini bertentangan dengan sejumlah kepercayaan masyarakat di Indonesia. Adapun beberapa orang percaya bahwa hewan ternak tersebut sedang melihat jin atau setan. Sebagian lagi berpendapat ada perawan yang sedang dihamili.
Sementara dalam primbon jawa, perbedaan waktu ayam berkokok memiliki pertanda lain. Misalnya ba'da maghrib hingga sekitar jam 9 malam, menjadi pertanda akan muncul fitnah di kampung tersebut.
Kemudian di atas jam 9 malam sampai jelang tengah malam, seperti pukul 11.00, bisa jadi akan muncul aib yang memalukan. Semisal perawan yang dihamili atau berhubungan di luar nikah. Sementara bila di antara pukul 12.00 malam hingga jelang Subuh, tandanya kesuburan dan kejayaan.
(bal)