LANGIT7.ID, Jakarta - Menjelang keberangkatan haji 1443 H, Kementerian Agama mengecek sejumlah kesiapan dan kondisi di Arab Saudi, termasuk cuaca.
Saat ini, Saudi sedang musim panas dengan temperatur kurang lebih 40 hingga 44 derajat celcius.
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengimbau calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan jelang keberangkatan.
"Kesehatannya dipersiapkan, biasakan diri untuk beradaptasi dengan situasi cuaca ekstrem," ujar Menag Yaqut, dalam ketarangan resminya, dikutip Langit7.id, Senin (23/5/2022).
Baca juga: Raih Predikat Mabrur, Ini Tahapan Ibadah Haji dari Berangkat hingga KepulanganLebih lanjut Menag menuturkan, suhu di Saudi bisa lebih tinggi dari kondisi saat ini.
"Menurut informasi yang saya terima di Saudi, itu belum di masa puncak. Nanti di saat pelaksanaan ibadah hingga puncak haji diperkirakan bisa mencapai 50 derajat celcius," tuturnya.
Jika Sahabat Langit7 menjadi salah satu calon jemaah haji 1443 H, berikut tips menghadapi cuaca panas di Makkah, melansir dari Makkah-Madinah Accor.
Baca juga: Tiba dari Arab Saudi, Menag Pesankan Ini kepada Calon Jamaah Haji- Gunakan payung untuk menghindari paparan sinar matahari langsung
- Beristirahatlah di antara ritual haji dan kurangi aktivitas tak berguna
- Gunakan tabir surya untuk menghindari kulit terbakar sinar matahari dan kering, terutama sebelum melakukan tawaf di sore hari
- Minum banyak cairan (terutama air Zamzam) dan hindari minuman bersoda karena dapat membuat Anda merasa lebih haus
- Bawalah jaket tipis jika terjadi angin kencang
- Hindari keramaian sebisa mungkin di tenda dan saat berjalan atau melakukan ritual
- Menginap di hotel dengan AC
(sof)