LANGIT7.ID, Jakarta - Ibadah Haji merupakan amaliah spesial karena diwajibkan sekali seumur hidup bagi yang mampu. Biaya perjalanan ibadah haji juga tidak sedikit, oleh karena itu calon jemaah haji perlu memahami dengan baik tahapan pelaksanaan ibadah haji mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan.
Mengantisipasi hal itu, sebelum pemberangkatan Badan Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) memberikan bekal tata cara pelaksanaan ibadah haji melalui manasik haji. Manasik haji penting diikuti karena di dalamnya dijelaskan tata cara ibadah haji, rukun haji, doa-doa ibadah haji, dan adab-adab selama di sana.
Langit7 merangkum tahapan ibadah haji dari mulai pemberangkatan hingga kepulangan. Berikut kutipan lengkapnya:
Baca Juga: Tiba dari Arab Saudi, Menag Pesankan Ini kepada Calon Jamaah HajiPemberangkatan Jemaah menginap di Asrama Haji, melakukan 'mandi besar', dan bersiap melakukan penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Di atas pesawat, jemaah niat ihram dan memakai pakaian ihram sambil membaca talbiyah ("Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak") sesuai dengan miqat.
Setibanya di Bandara King Abdul Aziz, jemaah mempersiapkan barang bawaan dam melakukan pemeriksaan paspor. Kemudian berangkat ke Makkah.
Di Makkah jemaah melakukan tawaf qudum atau tawaf penghormatan Baitullah. Awal tawaf dimulai dari Hajar Aswad di sebelah kanan. Setelah itu jemaah bertahallul sebagai tanda selesai ibadah umrah. Dari sini jemaah menunggu pelaksanaan ibadah haji sampai 8 Dzulhijjah.
Pelaksanaan Ibadah HajiPada 8 Dzulhijjah, setelah mandi besar jemaah berniat haji dengan pakaian ihram. Kemudian berangkat ke Mina dan bermalam di sana.
Pada 9 Dzulhijjah, jemaah menuju Arafah untuk wukuf di Padang Arafah. Adapun shalat Dzuhur dan Ashar di jamak qashar. Setelah selesai wukuf pada malam harinya jamaah menuju ke Muzdalifah untuk istirahat, dan shalat Magrib dan Isya dengan cara jamak qashar.
Baca Juga: Makna Ucapan Talbiyah saat Haji, Labbaik Allahumma LabbaikTanggal 10 Dzulhijjah, jemaah menuju Mina untuk melempar jumrah Ula. Setelah itu jemaah bertahallul dan berganti pakaian. Pada hari yang sama, jemaah berangkat ke Mekkah untuk tawaf ifadah. Pada 11 Dzulhijjah jemaah kembali melempar jumrah (jumrah wustha) dan kembali ke tenda di Mina.
Keesokan harinya pada 12 Dzulhijjah, jemaah melempar jumrah Aqabah kemudian kembali ke hotel di Mekkah. Terakhir jemaah melakukan tawaf wada atau tawaf perpisahan. Kegiatan ini merupakan akhir dari rangkaian haji dan jemaah bersiap kembali ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Pangeran Muhammad Bin Abdul Aziz di Madinah.
Kepulangan ke Tanah AirDari Madinah jemaah terbang menuju Bandara Soekarno Hatta. kemudian kembali ke Asrama Haji dan menunggu bagasi. Setelah itu pulang ke rumah masing-masing.
Demikian tahapan ibadah haji dari pemberangkatan hingga kepulangan. Semoga bermanfaat bagi calon jemaah haji dan meraih predikat
mabrur dari Allah Swt.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Menambah Nama Suami pada Nama Istri?(zhd)