LANGIT7.ID, Jakarta -
Bank Syariah Indonesia (BSI) mendukung upaya pengembangan
industri halal di Tanah Air. Apalagi Indonesia merupakan negara mayoritas muslim terbesar dunia.
Direktur BSI, Anton Sukarna menyebutkan, riset pada tahun 2017 yang dilakukan BSI, setidaknya 43 persen muslim di Indonesia lebih memilih menggunakan produk syariah.
"Untuk itu, kami di BSI mencoba untuk menangkap potensial market yang ada. Dengan mengedepankan tiga layanan utama yang kami miliki, seperti layanan spiritual, sosial, dan finansial," katanya di Halal Industri Event, Selasa (24/5/2022).
Baca Juga: Bukan Cuma Umat Islam, Industri Halal Jadi Peluang Bisnis Semua OrangDengan ketiga layanan itu, lanjut dia, BSI ingin menargetkan sisi spiritual dan gaya hidup masyarakat. Sehingga ketiga layanan ini dirasa cocok untuk menarik minat konsumen.
Selain itu, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan berbagai industri halal di Indonesia untuk semakin menjangkau pasar yang lebih luas.
Termasuk merangkul ekosistem Islam seperti masjid, Baitul Maal wat Tamwil (BMT), sekolah Islam, pesantren, dan organisasi Islam yang ada di Tanah Air.
"Kami juga menyalurkan fasilitas pembiayaan dengan harapan perkembangan sektor bisnis yang ada semakin besar. Di antaranya seperti sektor makanan dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp2.422 triliun, Rp294 triliun untuk fesyen, Rp154 triliun untuk sektor, dan sektor bisnis lainnya."
(bal)