LANGIT7.ID - Al-Masih merupakan salah satu julukan yang diberikan kepada Nabi Isa Alaihissalam. Mengapa Nabi Isa AS digelari demikian?
Al-masih secara bahasa berasal dari kata yang tersusun 3 huruf:م – س – ح. Dalam bahasa Arab, kata مَسَحَ artinya mengusap.
Dalam kamus Mu’jam al-Wasith dinyatakan, makna al-Masih adalah
الكثير السياحة
“Orang yang banyak mengembara” (al-Mu’jam al-Wasith, 2:656)
Orang yang banyak mengembara disebut al-Masih, karena dia mengusap (menyapu) permukaan bumi. Nabi Isa disebut al-Masih, karena beliau termasuk menusia yang banyak mengembara, melakukan perjalanan jauh dan tidak menetap di satu tempat. (Lisanul ‘Arab, 2:593).
Baca Juga: Yayasan Mualaf Beli Gereja di Klaten untuk Masjid Isa Al-MasihDalam riwayat lain menyebut dinamakan al-masih, karena tidaklah beliau mengusap orang yang sakit dengan tangannya, kecuali dia akan sembuh. Maka beliau dengan kedua pendapat di atas maknanya berasal dari pola kata فعيلٌ, maksudnya adalah فاعل (pelaku).
Ibnu Jubair berkata, “Dinamakan demikian karena beliau diusap dengan keberkahan. Sebagian lain berpendapat, dinamakan demikian karena dia telah diusap dengan minyak suci. Maka pada kedua pendapat ini, pola kata فعيل mengandung arti مفعول (objek pekerjaan).
Ada pula pendapat yang mengatakan bahwa beliau telah diusap oleh Allah, lalu disucikan dari dosa.
Habib Abbas Al-Haddad menjelaskan, nama Al-Masih disandang Nabi Isa sebab beliau datang untuk mengangkat atau menghilangkan kezaliman. Itu karena pada zaman Nabi Isa AS begitu banyak kezaliman-kezaliman yang terjadi.
Nama Al-masih juga bermakna membimbing manusia kepada hidayah untuk menjalani ketauhidan kepada Allah Ta'ala. Al-Masih juga berarti isyarat kepada tauhid.
Pada zaman itu, tak banyak yang mengetahui hakikat tauhid yang dibawa Nabi Isa. Ada pula pendeta-pendeta yang mempertahankan ajaran taurat yang dibawa Nabi Musa AS. Para pengikut taurat ini yang banyak berpaling dari para nabi. Sebelum Isa ada Nabi Zakaria dan Yahya.
"Ketika Nabi Zakaria mendakwahkan tauhid, banyak yang berpaling. Bahkan, Zakaria dibunuh oleh mereka," kata Habib Abbas, di kanal Agung Ilmiawan, Kamis (26/5/2022).
Baca Juga: Hamtramck, Mayoritas Katolik Kini Jadi Satu-satunya Kota Mayoritas Muslim di AS
Kemudian, kata Habib Abbas, disebut Al-Masih karena mengabarkan yang akan lahir sifatnya Al-Masih. Kalimat Al-Masih di sini adalah pujian untuk sesuatu yang baik atau nama yang bagus.
"Dikatakan sifatnya dulu, baru disebut namanya Isa Ibnu Maryam. Dalam riwayat lain, Imam Qurthubi mengatakan, Al-Masih maknanya Ash-Shiddiq (orang yang jujur dan terpercaya," kata Habib Abbas.
(jqf)