LANGIT7.ID, Makassar - Sekelompok pemuda di Luwu Timur membuat aplikasi Pangoje atau layanan transportasi ojek online. Ide ini terinsipirasi bisnis startup yang sedang diminati oleh kelompok milenial sekarang ini.
Aplikasi Pangoje sendiri telah diperkenalkan ke Bupati Luwu Timur Budiman. Tim Master Tech Indonesia (MTI) beraudiensi dengan kepala daerah pada Jumat (30/7/2021) kemarin.
CEO MTI, Syarifuddin Alwi mengatakan, aplikasi Pangoje mendapat dukungan dari para pemuda khususnya mahasiswa Luwu Timur yang sedang menempuh pendidikan di Kota Makassar dan Jakarta, aplikasi ini akhirnya berhasil dirampungkan.
Lanjut Syarif, pada prinsipnya, aplikasi Pangoje ini hampir sama dengan aplikasi Gojek maupun Grab yang sudah lebih dulu ada. Hanya saja aplikasi Pangoje ini berbasis kearifan lokal dan merupakan hasil karya anak muda Luwu Timur.
"Untuk tahap awal aplikasi Pangoje ini sudah mulai diuji coba di Kecamatan Wotu. Responsnya cukup baik dari mitra Pangoje dan masyarakat. Rencananya, kami akan tawarkan aplikasi ini di Kecamatan lainnya di Luwu Timur," ujar Syarifuddin.
Selain bisa memesan ojek secara online, kata Syarif, aplikasi ini juga menawarkan pesan online makanan dan tiket bus. Di tengah pandemi Covid-19, kehadiran aplikasi ini tentu akan sangat membantu pihak UMKM untuk memasarkan produknya dan masyarakat.
Sementara Bupati Luwu Timur, Budiman, merespons baik aplikasi Pangoje karya anak muda Luwu Timur. Dia berharap adanya aplikasi ini dapat memudahkan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
"Aplikasi Pangoje karya anak muda Luwu Timur ini tentu menginspirasi kita semua. Hal ini sejalan dengan harapan saya untuk memberikan apresiasi kepada mereka-mereka yang telah memberi inspirasi bagi kemajuan Luwu Timur," ujar Budiman.
(bal)