LANGIT7.ID, Jakarta - Upah harian
tukang bangunan relatif naik pada 2022 ini. Meski dalam beberapa kasus masih banyak yang menerapkan kesepakatan keduabelah pihak karena ada suguhan makanan dan lain-lain.
Sistem upah tukang bangunan terbagi dua, yakni upah harian dan borongan. Keduanya memiliki plus minus. Semisal upah harian dikhawatirkan pengerjaannya molor, sehingga pembangunan yang ditarget selesai 5 hari, bisa sampai 7 hari.
Sementara upah borongan pun justru memiliki masalah lain, seperti menghambur-hamburkan uang untuk pengerjaan singkat dan tidak perlu memakan waktu sampai berhari-hari.
Baca Juga: 7 Pertimbangan untuk Mendesain Rumah IslamiSemisal tukang memberikan tarif upah borongan renovasi kamar mandi senilai Rp1.000.000. Ternyata dia bisa menyelesaikannya dengan 2 hari kerja. Bila upah harian, pemilik rumah hanya cukup membayar maksimal Rp500.000.
Sahabat Langit7 yang ingin merenovasi rumah bisa melihat berat atau ringannya suatu pekerjaan untuk menetapkan biaya upah tukang, apakah harian atau borongan.
Selain itu, harus diketahui juga standar jasa tukang bangunan yang bekerja. Jangan sampai mengaminkan harga di luar batas wajar, apalagi sampai dipermainkan oleh pekerja tersebut.
Melansir hargabangunan.id, tarif tukang bangunan berkisar antara Rp100.000 hingga Rp250.000 per hari. Upah ini umumnya di luar suguhan makanan dan minuman dari pemilik rumah.
Sedangkan tarif tukang borongan berada di kisaran angka Rp2,5 juta sampai Rp5 juta, tergantung dari material dan konstruksi bangunan serta beban pekerjaan tukang tersebut.
(bal)