Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Hobi Pelihara Kura-kura, Kini Laku Rp1,3 Juta Per Ekor

rio adi pratama Selasa, 03 Agustus 2021 - 22:04 WIB
Hobi Pelihara Kura-kura, Kini Laku Rp1,3 Juta Per Ekor
Kura-kura Sulcata asal Afrika yang berada di penangkaran Nyandu Torto Palembang. Foto: Langit7/Rio
LANGIT7.ID, Palembang - Berawal dari hobi dan senang memelihara hewan jenis reptil, kura-kura asal Afrika bernama Sulcata, kini seorang pria di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Andri Salim sukses dan bisa meraup untung besar.

Bagaimana tidak, dari bisnisnya tersebut kini anak Sulcata dibanderol seharga Rp1,3 juta per ekor dan harga itu dapat naik terus. Harga tersebut untuk size atau ukuran lima centimeter (cm).

Bahkan, para pembeli yang kebanyakan berasal dari Palembang banyak yang memesan kepadanya meskipun masih berupa telur.

Andri bercerita awal mulanya memelihara kura-kura darat Sulcata tersebut sejak Maret 2020 lalu. Saat itu sudah mulai awal pandemi virus corona atau Covid-19, sehingga sulit untuk impor dan memutuskan membeli indukan Sulcata di Indonesia saja.

“Semula hanya punya sedikit. Kemudian, saya terus mencari-cari, bahkan mulai bisa impor juga dari beberapa negara, seperti Mesir dan Laos,” ujarnya di Palembang, Selasa (3/8).

Mulai bertambahnya peliharaan tersebut akhirnya ia membuat sebuah penangkaran yang diberi nama Nyandu Torto Palembang. Lokasinya berada di kawasan Jalan R. Soekamto, Lorong Pancasari 65, Kota Palembang.

Saat ini, jumlah indukan Sulcata miliknya sudah mencapai 34 ekor. Rinciannya ada sepuluh ekor kura-kura jantan dan sisanya sebanyak 24 ekor kura-kura betina.

Dari semua indukan yang dimilikinya itu mampu menghasilkan kurang lebih 120 telur. Sebab, sekali bertelur ada yang mencapai 27 telur dan paling sedikit sekitar sepuluh telur. Penetasannya pun membutuhkan waktu kisaran 100 sampai 120 hari.

“Kalau perawatannya, juga penangkaran susah-susah gampang (mudah). Yang penting itu sehari sekali memberi makan, lalu menjemur dan merendamnya di kolam yang airnya hangat agar tak dehidrasi,” jelas dia.

Kura-kura Sulcata inipun hanya memakan sayur-sayuran. Mulai dari sawi, wortel, kangkung hingga rumputan. Dalam sehari, dirinya harus menyiapkan 80 hingga 100 kg sayuran maupun rumputan.

Bagi masyarakat di Kota Pempek yang ingin mengenal kura-kura Sulcata tersebut bisa langsung mengunjungi Nyandu Torto Palembang tanpa dikenakan tiket masuk alias gratis.

Penangkaran tersebut hanya dibuka tiap hari Jum’at, Sabtu dan Minggu sejak pukul 13.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.

“Kalau mau melihat-lihat langsung di hari dan jam itu free, tidak dikenakan biaya. Sebab, saya mau mengedukasi ke masyarakat, khususnya untuk anak-anak kalau kura-kura ini memang bersahabat,” tutup dia.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)