Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home global news detail berita

Amien Rais dan Din Syamsuddin Satu Panggung, Bersatu Bahas Masa Depan Muhammadiyah

Muhajirin Selasa, 31 Mei 2022 - 14:49 WIB
Amien Rais dan Din Syamsuddin Satu Panggung, Bersatu Bahas Masa Depan Muhammadiyah
Amien Rais dan Dien Syamsuddin dalam seminar Pra Muktamar Muhammadiyah di Surakarta (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Surakarta - Pendiri Partai Pelita, Din Syamsuddin, menjadi pembicara dalam satu panggung bersama pendiri Partai Ummat, Amien Rais. Meski berbeda haluan politik, kedua tokoh itu tetap bisa bersatu dalam memajukan Muhammadiyah.

Din Syamsuddin yang merupakan Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Partai (MPP) Partai Pelita. Sementara, Amien Rais merupakan mantan orang nomor satu di PP Muhammadiyah menjabat sebagai Ketua Majelis Syura Partai Ummat.

Namun, keduanya terlihat akur duduk bersama membicarakan masa depan Muhammadiyah dalam Seminar Pra Muktamar ke-48 Muhammadiyah yang digelar pada Senin (31/5/2022). Seminar tersebut merupakan rangkaian acara menuju Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Solo pada 18-20 November 2022 mendatang.

Amien Rais dan Din Syamsuddin Satu Panggung, Bersatu Bahas Masa Depan Muhammadiyah

Baca Juga: Lampaui Negara hingga Korporasi Global, Muhammadiyah Siap Go Internasional

Pada kesempatan itu, Amien Rais mengingatkan PP Muhammadiyah tak terlalu sering keluar masuk Istana. Dia mengingatkan hal itu bisa berdampak terhadap organisasi. Pemerintah bakal mudah mengintervensi Muhammadiyah agar sesuai dengan keinginan mereka.

"Jangan dilupakan bahwa rezim sekarang ini tentu akan mengintervensi, bahkan akan melakukan berbagai macam trik yang supaya nanti kemudian hasilnya bisa lebih kurang sesuai dengan keinginan rezim," kata Amien Rais.

Sementara, Din Syamsuddin berbicara tentang peluang dan momentum kebangkitan dunia Islam. Dia menyebut hal tersebut merupakan salah satu tantangan yang harus dihadapi Muhammadiyah.

Dia menyebut Muhammadiyah sangat qualified jadi motor penggerak, tak hanya di Indonesia juga dunia. "Muhammadiyah itu sekarang infrastruktur gerakannya cukup kuat, oleh karena itu Persyarikatan Muhammadiyah sudah menjadi warga dunia," katanya.

Baca Juga: Muhammadiyah Tegaskan LGBT Merupakan Penyimpangan dan Terlarang

Setidaknya saat ini terdapat 29 Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) yang tersebar di berbagai negara. PCIM berperan sebagai mediator dengan lembaga pemerintah setempat, menjalin relasi dengan dunia usaha.

Semua itu dilakukan dalam rangka membangun jejaring, melakukan mediasi dan tentu saja mendakwahkan gagasan dan pemikiran Islam khas Muhammadiyah. "Gagasan Islam yang dimiliki oleh Muhammadiyah inilah aset terbesar persyarikatan. Kia memiliki Islam Berkemajuan yang berhimpitan dengan gagasan kosmopolitan Islam," kata Din.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)