LANGIT7.ID - Juru Bicara dari Partai berpaham Ultranasionalis India Bharatiya Janata Party (BJP) Nupur Sharma menghina Al-Quran dan Nabi Muhammad SAW dalam sebuah acara di televisi.
Nupur dengan lancang dan tanpa pemahaman yang benar terhadap Islam, menghina Al-Qur'an karena menurutnya menyebut bumi itu datar. Tak sampai di situ, dia bahkan menyebut Nabi Muhammad yang Mulia sebagai pemerkosa karena menikahi Aisyah saat masih belia.
Berbagai negara Islam memberikan protes kerasnya. Beberapa negara memanggil Duta Besar India di negara itu untuk melayangkan protes diplomatiknya. Di antaranya yaitu Kementerian Luar Negeri Qatar yang mendesak Pemerintah India menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada muslim di seluruh dunia.
Baca Juga: Sempat Viral, 7 Remaja yang Lecehkan Al Quran Minta Maaf ke Warga
"Negara Qatar meminta pemerintah India untuk segera mengutuk pernyataan ini dan secara terbuka meminta maaf kepada semua Muslim di seluruh dunia," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Mohammed Al Ansari, dalam pernyataan tertulisnya, dikutip Senin (6/6/2022).
Kendati BJP sebagai partai penguasa di India telah memberikan klarifikasi dan tindakan disipliner kepada Nupur Sharma, Qatar menilai hal itu asal-asalan dan tidak serius.
“Upaya klarifikasi BJP dan tindakan disipliner yang terlambat dan asal-asalan terhadap orang-orang ini tidak dapat meredakan rasa sakit dan penderitaan yang mereka sebabkan pada dunia Islam,” kata Majed.
Baca Juga: Kemenag ke Pendeta Saifuddin: Tokoh Agama Harusnya Jaga Kerukunan
Tak hanya Qatar, negara lain seperti Kuwait, Pakistan hingga Arab Saudi juga mengecam tindakan politisi dari partai penguasa di India itu. Pemerintah India disebut sedang dalam kesulitan karena mengalami badai diplomatik akibat kecaman dari berbagai negara. Tak hanya itu, umat Islam di Timur Tengah juga menyatakan seruan boikot terhadap produk-produk dari India.
(jqf)