LANGIT7.ID, Jakarta - Penantian calon
jemaah haji 2022 untuk beribadah ke Tanah Suci tahun ini akhirnya terlaksana usai tertunda selama dua tahun akibat pandemi Covid-19. Hal itu dirasakan spesial bagi para calon jemaah haji, salah satunya Agus.
Pria berusia 52 tahun itu bahkan rela berhenti kerja demi fokus untuk persiapannya ke Tanah Suci, yang awalnya dijadwalkan berangkat pada 2020. "Pada 2019, setahun sebelum keberangkatan haji saya sampai
resign. Segala persiapan saya lakukan, untuk manasik haji dan lainnya tapi 2020 awal pandemi, kacau semuanya, keberangkatan ditunda," ujarnya saat ditemui Langit7.id di depan gedung serba guna, Sabtu (11/6/2022).
Baca Juga: Travel Haji di Inggris Terancam Gulung Tikar Akibat Aturan Baru SaudiNamun siapa sangka, pandemi
Covid-19 yang awalnya disangka cepat berlalu justru berlangsung sampai dua tahun sehingga membuatnya minim persiapan untuk keberangkatan haji. "Saya antusias berangkat, tapi pandemi ternyata dua tahun. Harapan seperti hilang," kata Agus.
Agus menuturkan, pada 2022 titik terang terkait keberangkatan haji mulai terlihat. Pandemi yang mulai longgar membuat pemerintah memberikan informasi terkait pelaksanaan haji.
![Cerita Calhaj 2022: Rela Resign Kerja Demi Berangkat ke Tanah Suci]()
"Tapi kabar masih simpang siur dari pemerintah pada 2022. Jadi saya mau persiapan bingung, karena belum ada jadwal kapan jemaah calon haji bisa berangkat," ucapnya.
Baca Juga: Jika Calon Jemaah Haji Positif Covid-19, Bisakah Tetap Berangkat?Saat h-1 keberangkatan, Agus mengaku masih bingung karena persiapan diri yang menurutnya belum maksimal. Terlebih, pemerintah disebutnya juga masih simpang siur terkait pelaksanaan haji 2022.
"Jujur saya mau berangkat bingung di sana (Arab Saudi) mau gimana. Tahun ini pemerintah kasih kabar (keberangkatan haji) simpang siur. Dua tahun itu pandemi enggak boleh ada manasik, tahun ini saya manasik haji dua kali saja belum yakin bisa di Saudi beribadah maksimal," lanjutnya.
Agus menuturkan, dirinya baru mendapat kabar jadwal keberangkatan haji dua hari sebelum jemaah calon haji harus menempati asrama. "Mendadak sekali, persiapan saya jadi buru-buru. Tapi semoga maksimal," ucapnya.
Meski demikian, Agus yakin akan diberi kelancaran saat menunaikan rukun Islam kelima itu. "Insya Allah, semoga lancar, walau persiapan kurang semoga pada prakteknya saya bisa," tutur Agus.
Baca Juga:
Kisah Nyata Kuli Bangunan Bisa Naik Haji, Menabung Sejak Tahun 1980
Kemenag Minta Gelang Identitas Jemaah Dipakai dan Tidak Ditukar(asf)