LANGIT7, Jakarta - Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah menerjunkan tim visitasi ke setiap sektor di Madinah yang dilakukan secara berkala.
Tim visitasi melakukan pemeriksaan kesehatan serta mengedukasi pesan-pesan kesehatan kepada jemaah haji, sebanyak dua tim visitasi diterjunkan ke maktab di sektor satu mulai dari dokter spesialis, dokter umum, dan perawat.
Baca juga: Jemaah Haji Indonesia Tempati 40 Hotel di 5 Sektor Mekkah Tim pertama dipimpin dr Umar Said mengunjungi jemaaah embarkasi JKS 01 dan tim kedua dipimpin dr Muhaimin mengunjungi jemaah haji embarkasi SOC 01 dan 02.
"Di Arab Saudi suhu sangat panas tapi tak berkeringat. Karena di sini tidak berkeringat tiba lemas saja, maka dari itu minum jangan nunggu haus," saran dr. Azis Syahrif kepada jemaah haji dikutip Ahad (12/6/2022).
Baca juga: 2 Tahun Vakum, Haji dan Umrah Tahun Ini Berbeda dari SebelumnyaSebelumnya, tim KKHI Madinah juga telah melakukan visitasi jemaah haji di maktab sektor tiga dan hasil visitasi menunjukkan pada umumnya kondisi kesehatan jemaah sehat, kendati terdapat beberapa jemaah yang memiliki penyakit bawaan.
"Penyakit bawaan sejak dari tanah air sehingga harus dipantau terus seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung coroner,'' ungkap dr. Muhammad Mansyur Madjdid, spesialis Penyakit dalam yang tergabung dalam tim visitasi dikutip Ahad (12/6/2022).
Baca juga: Satu Jemaah Haji Asal Padang Meninggal Dunia, 13 Orang SakitMenurutnya, jemaah yang memiliki penyakit bawaan diminta untuk mengkonsumsi obat secara rutin dan apabila terjadi kekambuhan pada jemaah, Tenaga Kesehatan Haji (TKH) diminta segera menghubungi KKHI Madinah sehingga penanganan penyakit pada jemaah bisa segera dilakukan.
(sof)