LANGIT7.ID, Jakarta - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melaporkan adanya satu jemaah haji Indonesia
meninggal dunia. Jemaah haji itu bernama Bangun Lubis Wahid, pria berusia 59 tahun asal Padang, Sumatera Barat.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Penyelenggara Haji, Akhmad Fauzin, saat jumpa pers Penyelenggaraan Ibadah Haji, Sabtu (11/6/2022). "
Jemaah haji laki-laki yang meninggal merupakan kelompok terbang (kloter) 4 embarkasi Padang," kata Fauzin.
Baca Juga: Kemenag: 17.612 Jemaah Haji Indonesia Sudah Diberangkatkan ke MadinahSelain itu, sebanyak 15 jemaah haji juga dilaporkan sakit. Mereka langsung mendapatkan penanganan intensif di klinik setempat. "13 jemaah dirawat di klinik kesehatan jemaah haji Indonesia di Madinah dan dua orang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi Madinah," ungkap Fauzin.
Fauzin juga mengimbau kepada para jemaah untuk mengantisipasi suhu tertinggi
Arab Saudi yang mencapai 46 derajat celsius dan terendah 29 derajat pada dini hari. "Oleh karena itu jemaah diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan. Jika beraktivitas luar ruangan, lengkapi alat pelindung diri dan pakai alas kaki," ujarnya.
Baca Juga: Cerita Calhaj 2022: Rela Resign Kerja Demi Berangkat ke Tanah SuciMenurut Fauzin, tingginya subu di Arab Saudi menyebabkan kulit telapak kaki jemaah mengelupas setelah berjalan di sekitar Masjid Nabawi. Fauzin juga mengingatkan kepada para jemaah untuk mengantisipasi dehidrasi karena minimnya kelembapan di Arab Saudi.
"Jemaah haji diimbau jangan menunggu haus untuk minum. Selain itu, mengonsumsi vitamin dan menjaga kesehatan dengan makan tepat waktu serta istirahat yang cukup," tuturnya.
Baca Juga:
Travel Haji di Inggris Terancam Gulung Tikar Akibat Aturan Baru Saudi
Sempat Tutup Haji karena Krisis Ekonomi, Sri Lanka Kini Izinkan Haji dengan Syarat(asf)