LANGIT7.ID, Jakarta - Bus shalawat akan mengantar jemaah haji dari hotel di Makkah menuju Masjidil Haram, pergi pulang (PP) yang melayani lima rute dengan tiga terminal yaitu Syib Amir, Bab Ali dan Jiad.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Mukhammad Khanif menyampaikan ada lima rute yang akan dilalui bus shalawat.
Pertama yaitu Mahbas Jin-Bab Ali disiapkan sebanyak 16 bus melayani sekitar 19.288 yang tersebar di enam hotel di wilayah Mahbas Jin dengan tiga halte pemberhentian.
"Layanan ini disiapkan untuk jamaah selama di Makkah. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya lagi," ujar Khanif dalam keterangannya dikutip Selasa (14/6/2022).
Baca juga: Bus Shalawat Akan Layani Jemaah dari Hotel ke Masjidil HaramKedua, rute Syisyah - Syib Amir, 29 bus disiapkan untuk melayani 11.428 jamaah yang tinggal di sembilan hotel wilayah Syisyah. Di sini disiapkan tiga halte pemberhentian.
Ketiga, rute Raudhah - Syieb Amir. Total ada 53 bus untuk 21.015 jemaah yang tinggal di enam hotel wilayah Raudhah, dengan lima halte pemberhentian.
Keempat, rute Jarwal - Syieb Amir. Rute ini akan melayani 24.904 jamaah yang tinggal di dua hotel wilayah Jarwal. Total ada 62 bus dengan dua halte.
Kelima, rute Misfalah - Jiad. Rute ini melayani 17.550 jamaah yang tinggal di 13 hotel wilayah Misfalah dengan tujuh halte pemberhentian.
Khanif menjelaskan terdapat sekitar 204 bus yang disediakan pada musim haji 1443 H/2022 M dan akan dioperasikan secara bertahap sesuai dengan rasio jumlah yang telah tiba di Mekkah.
"Bus Shalawat beroperasi 24 jam. Pada posisi puncak, saat seluruh jamaah sudah di Makkah, 204 bis shalawat siap antar jemput jamaah Indonesia dari hotel ke Masjidil Haram," katanya.
Sementara itu, Kasi Transportasi Daker Makkah, Asep Subhana menerangkan bahwa dalam memudahkan jemaah untuk mengenali, setiap bus dipasang stiker dengan desain dan warna yang berbeda-beda. Stiker tersebut berupa informasi rute, nomor rute, dan warna rute.
"Stiker rute Mahbas Jin - Bab Ali berwarna putih dengan nomor 1. Rute Syisyah - Syib Amir warna biru dengan nomor 2. Rute Raudhah - Syib Amir stiker warna hijau dengan nomor 3. Rute Jarwal - Syib Amir warna hitam dengan nomor 4. Dan, rute Misfalah - Jiad, stiker warna coklat dengan nomor 5," jelasnya.
Baca Juga: Suhu Saudi Capai 44 Derajat Celsius, Jemaah Haji Diminta Banyak Minum Asep mengungkapkan, format tersebut dibuat untuk memudahkan jemaah dan nantinya terdapat jemaah yang tidak dapat membca tulisan rute, jemaah dapat mengingat nomor atau warna.
"Setiap jamaah juga dibekali kartu yang sama dengan stiker bus shalawatnya, sebagai penanda di halte maupun pemberhentian bus sekitar hotel dan terminal akan diberi tanda berupa bendera Merah Putih, umbul-umbul merah putih bertuliskan Indonesia dan bendera Arab Saudi berwarna hijau," ungkapnya.
(sof)