LANGIT7.ID - , Jakarta - Belum lama media sosial dihebohkan dengan kisah seorang wanita asal Jambi yang baru menyadari bahwa suaminya berjenis kelamin perempuan setelah menikah selama 10 bulan. Hal tersebut diketahuinya usai menjadi saksi atas pemalsuan gelar
perguruan tinggi yang selama ini digunakan suaminya yang mengaku bernama Ahnaf Arrafif tersebut.
Dalam unggahan Bunga di akun @FahionkuStyle, dirinya mengaku tidak hanya memalsukan identitas, wanita yang dikenalnya melalui aplikasi kencan online Tantan itu juga membuatnya mengalami banyak kerugian uang hingga mencapai Rp300 juta.
Baca juga: Kangen Zainuddin MZ: Jadikan Agama Motivasi Pilih Pasangan HidupMelihat kasus ini, satu pelajaran yang bisa diambil yakni hendaklah selektif dan berhati-hati dalam memilih pasangan hidup.
Penulis buku Islami dan
pendakwah dari Yogyakarta, Ustadz Salim Akhukum Fillah mengatakan ada banyak hal yang harus diperhatikan sebelum menentukan pilihan untuk menikah. Satu hal yang sangat penting untuk dilakukan yakni
istikharah.
"Ketika kita melihat bahwa orang yang saat ini berproses dengan kita memiliki tabiat yang bagus, istiqomah dan selalu membaik setiap harinya maka Insya Allah itu akan menjadi jodoh yang baik buat kita. Tetapi jangan lupakan satu hal dan sangat penting yaitu istikharah. Minta pilihan tersebut kepada Allah SWT," ujar Ustadz Salim dikutip dari kanal YouTube Pro-You Channel, Jumat (17/6/2022).
Dia melanjutkan, istikharah dilakukan untuk menentukan pilihan terbaik dari ridho Allah SWT. Ustadz Salim pun membagikan resep dari Imam Syafi'i mencari ridho Allah SWT dari sekian pilihan yang ada.
"Nah, Imam Syafi'i memiliki rumus di mana letaknya ridho Allah yakni di tempat laki-laki yang ketika dekat dengannya hawa nafsumu tidak minat," katanya.
Menurut Ustadz Salim, Imam Syafi'i meyakini jika hawa nafsu terletak pada kecantikan, maka pilihlah yang biasa saja. Namun, jika hawa nafsu pada kekayaan, hendaknya memilih yang tidak terlalu kaya.
"Jika
hawa nafsu pada nasab keturunan maka pilihlah orang yang biasa saja. Intinya hindari hawa nafsu," lanjutnya.
Ustadz Salim menyarankan untuk menyingkirkan hal-hal yang terkait dengan hawa nafsu. Baginya, hawa nafsu bisa menimbulkan hal-hal yang jelek.
Baca juga: Sering Disalahpahami, Ini Alasan Rasulullah Menikahi Aisyah Saat Masih Muda"Selisihlah awan nafsu, karena hawa nafsu itu menyuruh padahal hal-hal yang jelek. Ketika kita memilih pada kecantikan kemungkinan besar orang yang kita pilih itu ada yang bermasalah," ucapnya.
Lebih lanjut, Ustadz Salim mengisahkan bagaimana Imam Ahmad bin Hanbal memberikan panduan dalam memilih pasangan hidup, seperti menjadikan istri.
"Hendaknya tanyakan dulu ia cantik atau tidak, jika jawabnya tidak. Maka lanjutkan pertanyaannya, tanyakan ia solehah atau tidak, dan jika jawabnya sholehah maka lanjutkan," pungkas Ustadz Salim.
(est)