Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Beriklim Panas, Kenapa Wanita Arab Senang Pakai Abaya Hitam?

Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 18 Juni 2022 - 10:05 WIB
Beriklim Panas, Kenapa Wanita Arab Senang Pakai Abaya Hitam?
Beberapa wanita Arab yang memakai abaya hitam. Foto: Unsplash.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Pernahkah terpikir dalam benak Sahabat Langit7 kenapa wanita Arab Saudi identik memakai baju hitam? Padahal suhu siang hari di negara tersebut sangat terik. Bahkan, bisa mencapai suhu ekstrim hingga 48 derajat Celcius.

Hitam sendiri merupakan warna yang menyerap panas lebih kuat yang bisa membuat penggunanya kepanasan. Terlebih di negara Arab yang terkenal dengan suhu panasnya, tentunya membuat tidak nyaman.

Namun, pemilihan abaya, pakaian berpotongan longgar dan lurus, berwarna hitam oleh wanita Arab Saudi memiliki alasan yang kuat.

Baca juga: Ternyata Sarung Ada di Berbagai Negara dan Sudah Jadi Fesyen

Merujuk dari laman I Love Qatar, sebagian besar wanita di Qatar dan Timur Tengah lainnya menggambarkan abaya sebagai penghormatan, martabat, kesopanan, dan cara mudah dan nyaman menyembunyikan tubuh menurut ajaran Islam.

Baju longgar ini menutupi tubuh dari leher hingga ke pergelangan tangan dan kaki. Umumnya abaya berdesain longgar dan lurus, meski beberapa model terbaru berdesain pas dan memiliki bentuk. Wanita tanah Arab mengenakan abaya hitam saat berada di luar rumah.

Abaya diyakini sudah digunakan wanita di zaman pra-Islam. Di mana awalnya berfungsi untuk melindungi tubuh dari panas dan pasir, juga dari terik langsung sinar matahari. Di musim dingin, abaya berfungsi sebagai pelindung dari angin dingin saat itu.

Di Qatar, abaya dilengkapi dengan jilbab yang disebut Shayla atau hijab. Ini adalah syal yang diikatkan di kepala sehingga tidak ada rambut yang terlihat. Beberapa wanita juga mengenakan niqab, yang menutupi kepala dan wajah.

Meski saat ini tidak hanya abaya hitam yang dikenakan wanita di Tanah Arab, namun warna gelap ini tetap menjadi favorit. Apa alasannya?


1. Kenyamanan

Salah satu alasan wanita Arab mengenakan abaya hitam adalah melindungi garis tubuh saat berada di bawah cahaya terang. Dengan memakai abaya hitam, garis tubuh pun menjadi tidak terlihat.

Baca juga: Ali Charisma: Fesyen Indonesia Punya Nilai Personal


2. Tradisi

Hitam telah menjadi warna tradisional abaya selama ratusan tahun. Hingga saat ini banyak wanita Muslim terus mengikuti tradisi yang telah tumbuh bersama mereka. Penggunaan abaya hitam adalah tanda penghormatan pada tradisi yang mendarah daging dalam benak wanita Arab.


3. Berbaur

Alasan lain wanita Arab mengenakan abaya hitam adalah karena mereka bisa berbaur. Dibanding dengan abaya warna lain yang menjadikan wanita mencolok dan menonjol. Tak ada seorang pun yang ingin berdiri terpisah saat di keramaian.


4. Elegan dan trendi

Sementara kebanyakan wanita memilih abaya hitam karena alasan di atas, alasan lain yang tidak dapat diabaikan adalah bahwa hitam adalah warna yang selalu ada. Hitam tidak hanya terlihat elegan dan trendi, tetapi juga membuat seseorang terlihat lebih pintar dan lebih ramping.

Dapat diambil kesimpulan, mengenakan abaya hitam sangat sesuai dengan syariat Islam yang mengharuskan wanita untuk menjaga auratnya.

Baca juga: Berkah Ramadhan, Jenama Fesyen Muslim Lokal Ini Panen Orderan

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)