Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 01 September 2026
home wisata halal detail berita

Wisata di Pantai Karang Taraje, Lihat Fenomena Karang Bersusun

mahmuda attar hussein Ahad, 19 Juni 2022 - 15:35 WIB
Wisata di Pantai Karang Taraje, Lihat Fenomena Karang Bersusun
Wisata di Pantai Karang Taraje, Lihat Fenomena Karang Bersusun. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Berwisata di Pantai Karang Taraje akan memberikan pengalaman baru yang seru. Tempat ini menyujuhkan pemandangan menarik berupa karang bersusun bak anak tangga.

Seperti namanya, Karang Taraje, yang dalam bahasa Sunda sendiri "taraje" berarti "tangga". Artinya, karang di pantai yang terletak Banten itu bersusun seperti anak tanggah.

Itulah yang menjadi salah satu keunikan dari pantai ini. Ketika ombak datang menerjang karang taraje, menjadi momen yang ditunggu para pengunjung untuk berswafoto.

Baca Juga: Pesona Hamparan Pasir Putih di Pantai Kelapa Tuban

Diketahui, pengunjung akan dikenakan Rp5.000 untuk harga tiket masuk. Harga ini sudah termasuk biaya Pantai Legon Pari dan Pantai Karang Beureum.

Artinya, dengan harga tiket masuk yang terjangkau, wisatawan bisa mengunjungi tiga pantai sekaligus.

Kendati demikian, perlu ada usaha lebih untuk sampai ke pantai ini. Pasalnya, hanya pengunjung dengan kendaraan roda dua yang bisa masuk, mengingat lebar jalan yang pas-pasan.

Di pantai ini terdapat larangan bagi wisatawan untuk berenang. Hal itu dikarenakan deburan ombak yang tinggi, dan banyaknya karang besar.

Namun, ada banyak kegiatan menarik lainnya yang bisa dilakukan. Di antaranya seperti kamping, piknik, menyusuri bibir pantai, selfie, dan menikmati sunset atau sunrise.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 01 September 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan