LANGIT7.ID, Jakarta - Pengamat Politik, Rocky Gerung menilai demokrasi Indonesia merosot karena adanya sentimen menang dari argumen. Rocky menekankan pentingnya mencari pemimpin yang berkomitmen membawa demokrasi Indonesia ke arah yang lebih baik.
"Penting untuk kita mencari pemimpin yang mampu membawa demokrasi pindah dari orde otoriter ke situasi yang lebih demokratis," kata Rocky saat peluncuran buku "Mata Air Indonesia Maju: Kumpulan Gagasan Untuk Cak Imin", dikutip Selasa (21/6/2022).
Baca Juga: Otak-Atik Capres, PAN Jakbar Usulkan Nama Anies dan ZulkifliDalam diskusi tersebut, Rocky menyebut kehadirannya bukan menandai dia timses dari Cak Imin. "Saya datang untuk memastikan Cak Imin berani dan mau menjalankan gagasan baik dalam buku Mata Air Indonesia ini," ujarnya.
Rocky menilai keberaadaan buku, gagasan, dalam politik Indonesia penting agar politisi terhubung dengan gagasan yang dibutuhkan untuk kesejahteraan publik. Menurutnya, lewat buku ini akan membuat para kandidat lain tidak memiliki ide dan gagasan.
"Buku ini akan bikin iri kandidat yang lain karena mereka tidak punya, tidak menyediakan diri untuk mendapat
briefing ide dan gagasan. Tidak ingin mendapat tantagan pemikiran. Saya kira Cak imin membuka diri degan ide-ide," ucap Rocky.
Baca Juga: PKS Usung Capres yang Mampu Besarkan Partai DakwahDalam kesempatan itu, pembicara lainnya Ester I. Jusuf menyatakan masalah utama bangsa Indonesia adalah literasi, termasuk dalam politik. Menurutnya, narasi kebangsaan dan kesadaran kebhinekaan akan menopang kita melewati banyak ujian dan tantangan kebangsaan.
"Tentu Cak Imin atau siapa saja tidak bisa sendirian. Tapi dengan dukungan memadai, gagasan yang jernih, demokrasi kita bisa lebih baik," kata Ester.
Selain itu, dia juga menekankan keragaman dan kebhinekaan Indonesia harus dirawat sebagai modal penting demokrasi Indonesia. "Cara dan tradisi inklusi yang kita punya harus dipertahankan berhadapan dengan intoleransi," tutur Ester yang juga pengajar di Universitas Indonesia dan Tokoh Tionghoa tersebut.
Baca Juga:
Ramai Parpol Merapat ke Istana, Demokrasi Kian Merana
Nasdem Usung 3 Kandidat di Pilpres 2024, Ini Kata Presiden PKS(asf)