LANGIT7.ID, Solo - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mendukung penuh Kota Solo, Jawa Tengah sebagai UNESCO Creative Cities Network (UCCN) yang akan diajukan kembali pada tahun 2023.
Menurut Sandiaga, Kota Solo telah dua kali mengajukan sebagai UCCN akan tetapi karena ada beberapa dokumen atau data yang perlu dilengkapi membuat Kota Solo belum mendapat pengakuan.
"Saya langsung instruksikan kepada Pak Vinsen dan Pak Hariyanto untuk mengawal agar proses ini bisa langsung membuahkaan hasil positif tahun depan, sehingga para pelaku seni pertunjukan yang vakum dua tahun segara terfasilitasi, terbuka peluang usaha dan lapangan kerja," ucap Sandiaga dikutip Selasa (5/7/2022).
Menurutnya, arahan yang diberikan langsung kepada Deputi Bidang Pengembangan Kemenparekraf, Vinsensius Jemadu dan direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif, Hariyanto dimaksudkan untuk membantu proses pengajuan baik mulai dari kelengkapan data dan juga informasi.
Baca juga: Minimalisir Macet, Sandiaga Dorong Rencana Pembangunan Kereta GantungSandiaga juga turut mengajak Pemerintah Kota dan pelaku seni pertunjukan di Solo agar menemukan inovasi, ide, serta langkah strategis yang mampu membawa Solo mendapat pengakuan UNESCO sebagai Creative Cities Network kategori seni pertunjukan.
Indonesia sendiri sudah memiliki tiga kota yang mendapat predikat UCCN yaitu Pekalongan kategori crafts and folk art, Bandung kategori desain, dan Ambon kategori musik.Dengan legitimasi dari UNESCO tentu akan memberikan dampak yang besar.
Sandiaga menuturkan, tidak hanya pada keberlanjutan dan kelestarian potensi seni dan budaya yang ada, tapi secara tidak langsung menjadi sarana promosi yang efektif. Dengan begitu minat wisatawan untuk datang ke Indonesia khususnya Solo akan meningkat dan masyarakat akan lebih sejahtera.
"Ini otomatis akan menjadi ekosistem yang dipantau langsung oleh UNESCO agar para pelakunya itu melestarikan seni pertunjukkan, budaya dan juga kegiatan-kegiatan
event tahunan yang akan diadakan di kota Solo," ungkap Sandiaga.
Lebih lanjut, Sandiaga menjelaskan untuk tahun 2022 Indonesia sudah mengajukan dua kota masuk dalam UCCN. Diantaranya Bitung dengan kuliner tuna dan Ponorogo dengan kesenian reog.
"Kalau tahun depan baru Solo yang sudah kita putuskan, satu lagi belum. Karena tiap tahun kita hanya diberi jatah dua kota," ujarnya.
Baca juga: Sandiaga Uno Cetuskan Ide Pembuatan Kereta Gantung Menuju PuncakDi samping itu, Solo akan menjadi salah satu tempat berlangsungnya side event KTT G20 yakni International Wellness Tourism Conference & Festival (IWTCF) dengan tema "A Sustainability Strategy for The World Tourism Recovery and Growth Through Wellness Tourism For All" yang berlangsung pada 5-7 Agustus 2022 serta event lainnya.
"Mudah-mudahan ini akan menjadi awal kebangkitan kita pasca-pandemi dan harapannya bisa membuka peluang usaha dan lapangan kerja sehingga kesejahteraan masyarakat akan meningkat," katanya.
(sof)