LANGIT7.ID, Jakarta - Pakar
Ekonomi Syariah, Irfan Syauqi Beik menyebut,
kurban menjadi amalan yang paling dicintai Allah SWT dan Rasulullah, sehingga sangat dianjurkan dalam Islam.
"Dari Aisyah ra, Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari kurban yang dicintai Allah melebihi mengucurkan darah atau menyembelih hewan kurban. Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari kiamat lengkap dengan tanduk, kuku, dan bulunya.
Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah di mana pun hewan itu disembelih. Sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskan lah penyembelihannya. (HR. Ibnu Majah & Tirmidzi).
Baca Juga: Rukun dan Syarat Berkurban, Bukan Cuma Serahkan ke PanitiaDia menambahkan, berkurban juga bisa dilakukan sampai hari tasyrik berakhir, tepatnya 13 Dzulhijah. Artinya, masih ada kesempatan bagi umat Islam yang mampu untuk menunaikannya.
"Betapa pentingnya umat Islam untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban ini. Sampai Rasulullah dalam sabdanya menyebutka, 'Barangsiapa diberi keluasan rezeki dan tidak mau melaksanakan penyembelihan hewan kurban maka jangan dekat-dekat dengan masjid kami'," ungkap dia dalam khutbah
Idul Adha di Masjid Al Huda Taman Kota Bekasi, Ahad (10/7/2022).
Dia berharap, ibadah kurban dapat menjadi ladang pahala dan berkah bagi siapa saja yang terlibat di dalamnya, baik pekurban maupun yang menerima manfaat.
"Mudah-mudahan kita bisa melaksanakan sunnah yang mulia ini. Dan mudah-mudahan Allah SWT akan menerima amal ibadah kita," tambahnya.
(bal)