LANGIT7.ID, Jakarta - Selain mengerjakan ibadah wajib, umat Islam dianjurkan juga untuk mengerjakan amalan-amalan sunnnah, seperti salat duha. Salat duha dapat dilakukan mulai pukul 08:00 WIB hingga 11:00 WIB.
Dalam hadits yang berasal dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang menjaga salat duha, maka dosa-dosanya akan diampuni walau sebanyak buih di lautan." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).
Berikut panduan salat duha:
Baca Juga: Hari Tasyrik, Hari Makan-makan dan Perbanyak Dzikir
1. Rukun Rakaat Pertama:- Membaca Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah
- Membaca surat Al Fatihah
- Membaca surat pendek
- Melakukan Ruku dengan tumaninnah
- Melakukan I'tidal
- Melakukan Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Melakukan Sujud kedua
- Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
2. Rukun Rakaat Kedua:- Membaca surat Al-Fatihah
- Membaca surat dari Alquran
- Melakukan Ruku
- Melakukan I'tidal
- Melakukan Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Melakukan Sujud kedua
- Duduk Tahiyat akhir, dan
- Mengucapkan Salam
3. Diampuni Dosa-dosanya“Barangsiapa yang masih berdiam diri di masjid atau tempat salatnya setelah salat subuh karena melakukan iktikaf, berzikir, dan melakukan dua rakaat salat duha disertai tidak berkata sesuatu kecuali kebaikan, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun banyaknya melebihi buih di lautan.” (HR Abu Daud).
4. Salat Duha sebagai SedekahKeistimewaan lainnya dalam melakukan salat duha adalah sedekah yang bisa digantikan dengan beribadah duha di pagi hari. Rasulullah SAW bersabda:
“Setiap pagi, ruas anggota tubuh kalian harus dikeluarkan sedekahnya. Amar ma’ruf adalah sedekah, nahi mungkar adalah sedekah, dan semua itu dapat diganti dengan salat duha dua rakaat,” (HR Muslim).
Baca Juga: Sambut Jemaah Nafar Awal, Menag Minta Petugas Siaga di Pemondokan(zhd)