LANGIT7.ID, Jakarta - Banyak timbul pertanyaan di kalangan umat muslim mengenai hukum salat Dhuha berjamaah terutama bagi orang awam. Salat sunnah ini dilakukan di waktu mulai naiknya matahari hingga sebelum tergelincir (Salat Dzuhur). Lantas bagaimana hukum salat Dhuha berjamaah?
Menurut Sekretaris Dewan Hisbah PP Persis, Ustaz Amin Muchtar, salat Dhuha bisa dilakukan sendiri ataupun berjamaah. Karena tertuang jelas dalam beberapa hadis shahih, seperti yang diriwayatkan Imam Ahmad.
"Rasulullah salat Dhuha di rumahnya, tiba-tiba para sahabat makmum di belakang Rasulullah, maka beliau bermakmum salat Dhuha di rumah Rasul," kata Ustaz Amin dalam kajiannya dikutip di kanal Sigabah Channel, Rabu (30/11/2022).
Baca Juga: Begini Cara Salat Saat Perjalanan Naik Pesawat Berikut redaksi hadisnya yang Ustaz Amin kutip:
"Diriwayatkan dari ‘Itban ibn Malik, bahwasanya Rasulullah saw mengerjakan sholat di rumahnya pada waktu dhuha, kemudian para sahabat berdiri di belakang beliau lalu mengerjakan salat dengan salat beliau". (HR. Ahmad, ad-Daruquthni, dan Ibnu Hibban).
Ustaz Amin turut menceritakan sebuah kisah di zaman Ibnu Mas'ud, ketika itu Nabi SAW telah wafat. Para murid Ibnu Mas'ud melaksanakan salat Dhuha berjamaah yang kemudian didapati oleh Ibnu Mas'ud yang kemudian ditegurlah mereka.
Namun teguran tersebut bukan melarang bahwa salat Dhuha tidak boleh berjamaah. Melainkan untuk menghindari terjadinya syariat baru yang tidak diajarkan oleh Rasulullah SAW sebelumnya.
"Jadi Ibnu Mas'ud bukan mencela salat berjamaah (Dhuha)," ucap Ustaz Amin.
"Maka bukan tidak boleh berjamaah, tapi sengaja mengacarakan secara rutin itu yang harus ditutup celah kalau-kalau menjadi syariat baru," jelasnya.
Baca Juga: Keutamaan Shaf Pertama Salat Jamaah, Mendapatkan Rahmat Allah SWT(zhd)