LANGIT7.ID - , Jakarta - Duta Besar RI untuk Tunisia Zuhairi Misrawi mengatakan para ulama di
Tunisia, khususnya imam besar Masjid Zaitunah berkeinginan membangun kerja sama dengan masjid-masjid di Indonesia.
Hal tersebut diungkapkan Zuhairi saat bertemu imam besar Masjid Zaitunah di Tunisia Syaikh Hisyam bin Mahmud pada Minggu dan membahas kerja sama dengan
Masjid Istiqlal.
"Ada keinginan dari para ulama di Tunisia, khususnya imam besar Masjid Zaitunah untuk membangun kerja sama dengan masjid-masjid di Indonesia untuk penguatan moderasi beragama," kata Zuhairi dikutip dalam keterangannya, Selasa (12/7/2022).
Baca juga: Presiden Tunisia Bubarkan Pemerintahan dan Parlemen, Tunisia Dikhawatirkan Kembali OtoriterZuhairi pun mengusulkan kepada Syaikh Hisyam untuk membangun kerja sama antara Zaitunah dan Istiqlal, karena dua masjid ini menjadi simbol masing-masing negara.
"Saya sangat senang diterima imam besar masjid Zaitunah di ruangannya yang sangat historis, karena masjid ini sudah berusia lebih dari 13 abad, salah satu masjid tertua di dunia," ujar Zuhairi.
Menurut dia, masjid Zaitunah telah melahirkan ulama-ulama besar, seperti Ibnu Khaldun, Ibnu Arafah, Hudhair Husein, dan Muhammad Thahir bin 'Asyur.
Dalam pertemuan itu, Syaikh Hisyam menyampaikan apresiasinya kepada Indonesia sebagai negara mayoritas Muslim yang dikenal moderat dan mengedepankan akhlak.
"Saya selalu kagum dengan moderasi dan perangai mulia Muslim Indonesia. Saya ingin supaya kerja sama masjid Zaitunah dan masjid Istiqlal benar-benar bisa diwujudkan pada masa-masa mendatang," katanya.
Baca juga: Wisata Halal ke Tunisia, dari Masjid Peninggalan Sahabat Nabi hingga Panorama Pesisir PantaiMasjid Zaitunah di Tunis merupakan salah satu masjid yang bersejarah di dunia Islam. Masjid itu telah menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lain seperti Al Azhar di Mesir dan Al Qarawiyyin di Maroko.
Masjid Zaitunah kemudian menjadi Universitas Al Zaitunah, kampus bagi sebagian besar mahasiswa Indonesia di Tunisia.
(est)