LANGIT7.ID - Tunisia merupakan negara paling utara di Afrika yang berhadapan dengan Benua Eropa dan dipisahkan oleh Laut Mediterania. Negara dengan luas wilayah 165.000 kilometer persegi itu dihuni lebih dari 10 juta penduduk yang mayoritas umat muslim.
Selain dikenal sebagai salah satu negara penghasil kurma dan produk zaitun terbesar di kawasan, Tunisia juga memiliki destinasi wisata religi terbaik di dunia.
Di sektor pariwisata, Tunisia mampu menyerap banyak wisatawan mancanegara maupun domestik setiap tahunnya. Wisatawan mancanegara yang datang umumnya berasal dari negara di kawasan Eropa, seperti Prancis, Inggris, dan Jerman.
Salah satu tempat wisata religi yang wajib dikunjungi adalah Masjid Uqbah bin Nafi' atau yang juga dikenal dengan Masjid Agung Kairouan. Masjid yang terletak di Kairouan itu merupakan peninggalan bersejarah yang dibangun pada tahun 50-55 Hijriyyah atau 670-675 Masehi oleh sahabat Nabi bernama Uqbah bin Nafi'.
![Wisata Halal ke Tunisia, dari Masjid Peninggalan Sahabat Nabi hingga Panorama Pesisir Pantai]()
"(Central Mosque di Sousse, Tunisia)"
Masjid Kairouan menjadi monumen dan bukti sejarah masuknya Islam di Afrika Utara. Dulunya, masjid tersebut sempat menjadi pusat studi agama yang dipenuhi oleh pelancong dari berbagai penjuru dunia.
Destinasi berikutnya adalah di wilayah ibu kota, Tunis. Berbagai peninggalan nenek moyang Tunisia seperti pasar rakyat, museum, teater terbuka, hingga kafe ada di kota tersebut. Sobat Langit7 bisa mengunjungi Museum Bardo yang menyimpan koleksi mosaic yang terbuat dari tanah liat, marmer, dan kaca dari masa kekuasaan Romawi dan Carthaginian.
Sobat Langit7 juga bisa berkunjung ke Sousse yang terletak di tepi Teluk Hammamet. Sousse sampai saat ini menjadi salah satu kota yang masih menjaga kebudayaan Arab dengan baik. Sousse memiliki beberapa landmark utama seperti Central Mosque, Ribat Castle, Carthaginian Catacomb, Cabah Museum, hingga berbagai pasar tradisional.
Yang tak boleh dilewatkan adalah Sidi Bou Said, sebuah kota kecil yang terletak di kawasan perbukitan Tunisia. Situs warisan abad ke-10 itu memiliki rangkaian bangunan yang berjejer membentuk sebuah komplek dengan warna dominan biru dan putih khas Mediterania dan Andalusia. Selain itu, Sidi Bou Said juga memiliki keindahan pantai dan lautnya.
Bagi para pecinta olahraga air dan wisata pantai, ada sebuah kota bernama Hammamet yang terletak di pesisir dekat Laut Mediterania. Selain menawarkan keindahan pantai, Hammamet menawarkan banyak hotel berbintang dan restoran terbaik di Tunisia.
![Wisata Halal ke Tunisia, dari Masjid Peninggalan Sahabat Nabi hingga Panorama Pesisir Pantai]()
"(Pemandangan indah di Sidi Bou Said, Tunisia)"
Selanjutnya adalah Mahdia, kota di Tunisia yang pernah menjadi pusat politik Dinasti Fatimid pada abad ke-10. Selain sebagai pusat politik, Mahdia juga merupakan kota tempat berkumpulnya seniman dan kaum intelektual.
Di Mahdia, Sobat Langit7 akan menemukan berbagai kerajinan emas dan tenun sutera yang dibuat oleh para pengrajin dari Zouila. Karya seni nan indah tersebut sangat cocok untuk dijadikan hiasan atau oleh-oleh.
Jika Sobat Langit7 ingin bermalam di Tunisia, bisa datang ke Monastir atau Mistir yang merupakan sebuah kota resort di pantai timur Tunisia. Monastir juga memiliki objek wisata unggulan seperti Medina, Masjid Raya Monastir, Museum Habib Bourguiba, Makam Sidi el-Mezeri, hingga Pantai Al-Qurayyah yang menjadi tujuan para wisatawan mancanegara.
(sof)