LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan mengisi ceramah pada pelaksanaan salat tarawih perdana di Masjid Istiqlal, Jakarta, yang mulai digelar malam ini. Berdasarkan informasi dari situs resmi Masjid Istiqlal pada Rabu (18/2/2026), ibadah malam tersebut akan dilaksanakan sebanyak 23 rakaat, terdiri dari 20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir. Dua imam akan bertugas secara bergantian memandu jalannya ibadah, di mana imam pertama memimpin isya dan 8 rakaat awal tarawih, dilanjutkan imam kedua hingga selesai witir.
Rangkaian penceramah selama bulan suci Ramadan 1447 H telah disusun secara lengkap. Pada malam pertama, 1 Ramadan, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. akan membawakan tema "Ramadhan Hijau Ramadhan Bersama". Malam berikutnya, 2 Ramadan, giliran Prof. Dr. KH. Abdul Mu'ti, M. Ed. yang hadir dengan topik "Ramadhan: Madrasah Cinta Keluarga dan Lingkungan".
Memasuki 3 Ramadan, Prof. Dr. Phil. KH. Kamaruddin Amin, M.A. akan membahas "Puasa dan Kesadaran Ekologi", disusul oleh KH. Farid F. Saenong, M.A., M.Sc., Ph.D. pada 4 Ramadan yang mengangkat tema "Merawat Ukhuwah di Tengah Keberagaman". Kemudian pada 5 Ramadan, Prof. Dr. H. Abu Rokhmad, M.Ag. dijadwalkan mengisi mimbar dengan bahasan "Puasa: Menguatkan Empati di Tengah Musibah".
Berlanjut ke 6 Ramadan, Dr. KH. Bukhori Sail Attahiry, Lc, M.A. akan mengupas tema "Masjid Istiqlal: TrendSetter Masjid Ramah Lingkungan", dilanjutkan pada 7 Ramadan oleh Prof. Andi M. Faisal Bakti, MA,. Ph.D. dengan topik "Islam Rahmatan Lil Alamin dalam Realitas Multikultural". Pada 8 Ramadan, jemaah akan menyimak ceramah Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. tentang "Salat: Bahasa Cinta Hamba dengan Tuhannya". Prof. Dr. KH. Said Agil Husin Al Munawar, M.A. akan mengisi malam ke-9 dengan tema "Puasa dan Pengendalian Hawa Nafsu Dalam Al-Qur'an", dan Kombes Pol. (P) Drs. H. Zaenuri Anwar, M.Ag., CAH. CWC. menutup sepuluh hari pertama pada 10 Ramadan dengan materi "Hindari Budaya Flexing di Media Sosial".
Memasuki fase kedua Ramadan, Dr. KH. Mulawarman Hannase, Lc., M.Hum. akan berbicara mengenai "Peran Tokoh Agama dalam Pencegahan Konflik Global" pada 11 Ramadan. Selanjutnya, 12 Ramadan diisi oleh Prof. Dr. KH. Ahmad Thib Raya, M.A. dengan tema "Integrasi Turats dan Inovasi dalam Kaderisasi Ulama". Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D. dijadwalkan pada 13 Ramadan untuk membahas "Memetik Hikmah dari Kisah Nabi Nuh a.s dan Kaumnya". Pada 14 Ramadan, Prof. Dr. H. Mohammad Mahfud MD, SH., M.IP. akan membawakan topik "Maqasid Al Syariah dan Keadilan Substantif", disusul oleh Prof. Dr. Hj. Amany Lubis, M.A. pada 15 Ramadan yang mengangkat "Kontribusi Perempuan dalam Transmisi Hadis Rasulullah".
Pada pertengahan bulan, tepatnya 16 Ramadan, Prof. Dr. KH. Darwis Hude, M.A. akan membahas "Bencana Alam dan Tanggung Jawab Khalifah di Bumi". Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. kembali dijadwalkan berceramah pada 17 Ramadan dengan tema "Alqur'an Sebagai Pedoman Harmoni Kosmik/Semesta".
Malam ke-18 akan diisi Dr. KH. Muchlis M. Hanafi, M.A. dengan materi "Tadabbur Ayat Qauliyah dan Kauniyah", dilanjutkan Prof. KH. M. Asrorun Ni'am Sholeh, M.A. pada 19 Ramadan yang membahas "Mencetak Generasi Milenial Berintegritas dan Berdaya Saing". Dr. Nur Rofiah, Bil, Uzm. akan menutup 20 hari pertama pada malam ke-20 dengan tema "Meneguhkan Nilai Kesetaraan tanpa Kehilangan Identitas".
Memasuki sepuluh hari terakhir, Dr. KH. Muhammad Hariyadi, M.A. akan mengisi 21 Ramadan dengan tema "Wakaf Produktif: Peduli Sesama Pahala Selamanya", disusul Dr. KH. Basnang Said, M.Ag. pada 22 Ramadan yang mengulas "Peran dan Tantangan Pesantren di Era Disrupsi". Isu kontemporer "Gen Z dan Stigma Marriage is Scary" akan dibawakan Dr. H. Anwar Saadi, M.A. pada 23 Ramadan. KH. Muhammad Fathurahman, M.Ag. dijadwalkan pada 24 Ramadan dengan topik "Jalan Menuju Ma'rifatullah", dan Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. akan mengisi malam 25 Ramadan membahas "Zakat Fitrah: Menyucikan Diri, Menguatkan Solidaritas".
Menjelang akhir Ramadan, Prof. Warsito, S.Si., DEA, Ph.D akan berbicara tentang "I'tikaf dan Harapan Malam Seribu Bulan" pada 26 Ramadan. Nyai Hj. Dra. Badriyah Fayumi, Lc., M.A. akan mengisi 27 Ramadan dengan tema "Dakwah Santun di Tengah Polarisasi Sosial Media", dilanjutkan Dr. KH. Ahmad Husni Ismail, M.Ag. pada 28 Ramadan yang membahas "Menjaga Nilai Takwa Pasca Ramadhan". Pada 29 Ramadan, KH. Abu Hurairah Abd. Salam, Lc, M.A. akan membawakan materi "Silaturahmi Tanpa Sekat: Menyatukan Hati dan Empati", dan rangkaian ceramah tarawih akan ditutup pada 30 Ramadan oleh KH. Mas'ud Halimin, M.A. dengan tema "Kemenangan Hakiki: Harmoni Manusia, Alam, dan Tuhan".
Pihak Masjid Istiqlal menekankan bahwa jadwal penceramah maupun imam yang telah dirilis ini bersifat tentatif. Perubahan nama petugas atau jadwal sewaktu-waktu dapat terjadi dan akan diinformasikan kemudian.
